Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Status Darurat Militer Dicabut, WNI di Korea Selatan Diminta Tetap Waspada: Bagaimana Kondisi Saat Ini?

Syahaamah Fikria • Kamis, 5 Desember 2024 | 04:22 WIB

 

Masyarakat menggelar unjuk rasa menolak pemberlakuan darurat militer yang diumumkan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, Rabu (4/12).
Masyarakat menggelar unjuk rasa menolak pemberlakuan darurat militer yang diumumkan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, Rabu (4/12).

RADARSOLO.COM - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul meminta warga negara Indonesia (WNI) di Korea Selatan (Korsel) tetap waspada dan berhati-hati. Hal itu meski satus darurat militer yang sempat diterapkan di negara tersebut telah dicabut.

Sebelumnya, status darurat militer dikeluarkan secara mendadak oleh Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada Selasa (3/12) malam.

Parlemen kemudian mengadakan rapat untuk membatalkan keputusan darurat militer tersebut.

Mayoritas anggota parlemen Korsel, atau 190 anggota dari total 300, secara bulat sepakat menentang darurat militer.

Status darurat militer akhirnya resmi dicabut pada Rabu (4/12) dini hari.

Atas kondisi politik yang terjadi di Korsel, KBRI Seoul mengatakan, saat ini situasi di negara tersebut, terutama di Seoul terpantau aman dan terkendali.

"Warga melakukan aktivitas seperti biasa," tulis KBRI Seoul di akun Instagram-nya.

Lebih lanjut, operasional kantor KBRI Seoul pun masih berjalan seperti biasa.

Layanan di KBRI Seoul tetap dibuka mulai pukul 09.00 hingga pukul 17.00 waktu setempat.

"Belum terdapat laporan mengenai adanya WNI yang terdampak dari penetapan Darurat Militer tersebut," kata KBRI Seoul.

KBRI pun meminta WNI di Korea Selatan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

Dengan catatan, mereka juga harus selalu berhati-hati dan waspada dengan pergolakan politik yang terjadi di negara tersebut.

"Bagi WNI yang berada di Korea Selatan dapat beraktivitas seperti biasa dengan tetap berhati-hati dan memantau perkembangan terkini," papar KBRI Seoul.

Diketahui, ribuan warga menggelar aksi unjuk di depan Kantor Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol di Seoul, Korsel. Mereka menuntut sang presiden mengundurkan diri, menyusul pemberlakuan darurat militer yang sempat dikeluarkannya. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Korsel #wni #darurat militer #korea selatan #kbri seoul