Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Menakjubkan!! Hilang 5 Hari di Cagar Alam Penuh Singa, Bocah Asal Zimbabwe Berhasil Ditemukan dengan Selamat

Damianus Bram • Selasa, 7 Januari 2025 | 20:03 WIB
(kiri) Tinotenda Pundu, bocah asal Zimbabwe yang hilang di cagar alam liar selama 5 hari. (kanan) Suasana di Taman Nasional Matusadona.
(kiri) Tinotenda Pundu, bocah asal Zimbabwe yang hilang di cagar alam liar selama 5 hari. (kanan) Suasana di Taman Nasional Matusadona.

RADARSOLO.COM - Sebuah kabar menakjubkan datang dari Zimbabwe, dimana seorang bocah berusia tujuh tahun yang hilang selama lima hari di Taman Nasional Matusadona, berhasil ditemukan dengan selamat.

Sebagai informasi, bocah yang bernama Tinotenda Pundu ini hilang di Taman Nasional Matusadona, yang mana di kenal sebagai area dengan populasi singa dan satwa liar.

Dilansir dari JawaPos.com yang juga melansir dari New York Post, kejadian bermula pada hari Jumat (27/12/2024), ketika Tinotenda tersesat setelah menjauh dari desanya, Kasvisva.

Selama periode tersebut, ia berhasil bertahan hidup dengan mengonsumsi buah-buahan liar dan mendapatkan air dengan menggali di tepi sungai.

Upaya pencarian segera dilakukan oleh penjaga hutan, penduduk setempat, dan polisi. Namun, hujan lebat menghambat proses pencarian.

Penduduk desa bahkan memainkan drum setiap malam dengan harapan Tinotenda akan mengikuti suara tersebut untuk kembali.

Jejak kaki kecil yang ditemukan pada 30 Desember memberikan petunjuk bagi tim pencari.

Akhirnya, pada hari Selasa (31/12/2024), Tinotenda ditemukan dalam kondisi lemah namun tanpa luka serius, sekitar 50 kilometer dari desanya.

Anggota parlemen setempat, Mulsa Murombedzi, menyatakan bahwa adalah keajaiban Tinotenda dapat selamat.

Dia mengatakan, anak itu mengembara, kehilangan arah, dan tanpa sadar menuju ke Matusadonha Game Park yang berbahaya.

"Dia diperkirakan berjalan sejauh 49 kilometer di wilayah Taman Nasional Matusadona yang penuh dengan singa, dari desanya hingga tempat dia ditemukan," ujar Zimbabwe Parks dalam pernyataan mereka.

Tinotenda dikabarkan sempat mendengar suara kendaraan para penjaga taman dan mencoba berlari menuju suara tersebut, namun ia terlambat untuk mencapainya.

Beruntung, para penjaga kembali ke area tersebut dan menemukan jejak kaki anak kecil yang mengarahkan mereka untuk menemukan Tinotenda.

Setelah ditemukan, Tinotenda dibawa ke klinik setempat untuk pemeriksaan awal, kemudian dipindahkan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut pembaruan yang diposting Murombedzi, Tinotenda dalam kondisi stabil dan sedang beristirahat.

Dia juga akan menjalani pemeriksaan dari tim kesehatan mental untuk memastikan tidak ada trauma jangka panjang akibat pengalaman berat yang dialaminya.

Taman Nasional Matusadona, yang sebelumnya memiliki populasi singa terbesar di Afrika, adalah rumah bagi berbagai satwa liar, termasuk singa, macan tutul, gajah, dan kerbau. K

isah selamatnya Tinotenda menjadi sorotan internasional, mengingat bahaya yang mengintai di kawasan tersebut.

Masyarakat setempat merayakan kembalinya Tinotenda dengan selamat. Mereka berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi orang tua untuk lebih waspada dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama di daerah yang berdekatan dengan habitat satwa liar. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Taman Nasional Matusadona #bocah hilang #Zimbabwe