Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Korban Gempa Dahsyat Myanmar Capai 1.002 Jiwa, Lebih dari 2.000 Orang Terluka

Syahaamah Fikria • Sabtu, 29 Maret 2025 | 20:47 WIB
Gedung Kantor Auditor Jenderal, Jalan Kamphaeng Phet 2 Distrik Chatuchak, Bangkok, Thailand, runtuh akibat gempa bumi yang mengguncang Myanmar dan Thailand, Jumat (28/3).
Gedung Kantor Auditor Jenderal, Jalan Kamphaeng Phet 2 Distrik Chatuchak, Bangkok, Thailand, runtuh akibat gempa bumi yang mengguncang Myanmar dan Thailand, Jumat (28/3).

RADARSOLO.COM - Tragedi gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tengah Myanmar terus menelan korban.

Hingga Sabtu (29/3/2025), jumlah korban meninggal dunia telah mencapai sedikitnya 1.002 orang, sementara lebih dari 2.300 lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Data tersebut dirilis oleh media pemerintah Myanmar MRTV dan mencakup seluruh wilayah terdampak gempa, khususnya area di sekitar kota Sagaing.

Gempa besar yang terjadi pada Jumat (28/3/2025) itu mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur, bangunan, dan fasilitas publik di berbagai wilayah Myanmar.

Selain Myanmar, dampak gempa juga terasa kuat hingga ke negara tetangga, Thailand.

Di Bangkok, sebuah gedung bertingkat yang tengah dibangun runtuh akibat guncangan.

Peristiwa ini menewaskan tujuh orang.

Tim penyelamat juga masih terus melakukan evakuasi terhadap korban yang kemungkinan tertimbun reruntuhan.

Menurut pemodelan dari United States Geological Survey (USGS), gempa bumi ini memiliki potensi menelan korban jiwa hingga lebih dari 10.000 orang.

Proyeksi tersebut berasal dari sistem Pager, yaitu alat otomatis milik USGS yang memprediksi dampak gempa berdasarkan skala guncangan dan jumlah penduduk di area terdampak.

Meski begitu, estimasi ini belum mencakup potensi bencana lanjutan seperti tanah longsor atau tsunami, sehingga angka riil kemungkinan masih akan terus bertambah. (ria)

 

 

 

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#korban #gempa #myanmar #thailand