Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kapan dan Dimana Paus Fransiskus Akan Dimakamkan? Ini Jadwal Lengkapnya

Damianus Bram • Rabu, 23 April 2025 | 22:06 WIB
Sejumlah siswa TK Don Bosco berdoa bersama untuk mendiang Paus Fransiskus di Jalan Tidar, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/4/2025).
Sejumlah siswa TK Don Bosco berdoa bersama untuk mendiang Paus Fransiskus di Jalan Tidar, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/4/2025).

RADARSOLO.COM – Duka mendalam menyelimuti umat Katolik di seluruh dunia. Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik, wafat pada Senin (21/4/2025) dan akan dimakamkan pada Sabtu (26/4/2025) di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Roma.

Dilansir dari Vatican News, Direktur Direktorat Kesehatan dan Kebersihan Negara Kota Vatikan, Andrea Arcangeli, mengonfirmasi bahwa penyebab kematian Paus Fransiskus adalah stroke, yang menyebabkan koma dan kolaps kardiosirkulasi ireversibel.

Dalam laporan resmi yang dirilis Kantor Pers Tahta Suci, disebutkan Paus sebelumnya memang memiliki riwayat penyakit kronis seperti gagal napas akut akibat pneumonia bilateral multimikroba, bronkiektasis multipel, hipertensi, dan diabetes tipe II.

Kematian beliau dikonfirmasi secara medis melalui tanatografi elektrokardiografi.

Jadwal Pemakaman Paus Fransiskus

Pemerintah Italia menetapkan lima hari masa berkabung nasional yang berlangsung sejak Senin hingga Sabtu (26/4/2025). Masa berkabung ini diputuskan dalam rapat kabinet pada Selasa pagi.

Adapun prosesi pemakaman akan dilaksanakan sebagai berikut:

Rabu, 23 April 2025: Peti jenazah Paus Fransiskus dibawa ke Basilika Santo Petrus pukul 09.00 waktu setempat. Masyarakat diperbolehkan memberikan penghormatan terakhir.

Sabtu, 26 April 2025: Misa pemakaman dimulai pukul 10.00 waktu setempat, dipimpin oleh Kardinal Giovanni Battista Re. Prosesi ini akan menjadi perpisahan terakhir dengan pemimpin yang dikenal progresif dan penuh kasih.

Proses Pemilihan Paus Baru Segera Dimulai

Sesuai tradisi Gereja Katolik, pemilihan Paus baru atau konklaf akan digelar 15 hingga 20 hari setelah kematian Paus.

Konklaf akan berlangsung tertutup di Kapel Sistina, Vatikan, dengan partisipasi sekitar 135 kardinal elektor dari total 250 kardinal yang tersebar di lebih dari 90 negara.

Sekitar 110 kardinal elektor merupakan pilihan Paus Fransiskus selama masa kepemimpinannya, sehingga diperkirakan arah Gereja akan tetap inklusif dan modern seperti yang beliau gaungkan.

Dalam konklaf:

Seorang kandidat harus mengantongi suara mayoritas dua pertiga untuk bisa terpilih menjadi Paus baru.

Jika belum ada hasil setelah tujuh kali voting, akan diberi waktu istirahat satu hari untuk doa dan perenungan. (dam)

Editor : Damianus Bram
#gereja katolik #Basilika Santo Petrus #vatikan #paus fransiskus #pemakaman