Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Mengejutkan! Sebelum Masuk Konklaf, Sejumlah Kardinal Ternyata Sempatkan Nonton Film Conclave: Ini Tujuannya

Syahaamah Fikria • Jumat, 9 Mei 2025 | 04:52 WIB

 

Ilustrasi Konklaf yang tergambar dalam film
Ilustrasi Konklaf yang tergambar dalam film

RADARSOLO.COM - Film Hollywood bertema gereja Katolik, 'Conclave', ternyata menarik perhatian sejumlah kardinal yang tengah mengikuti konklaf pemilihan Paus baru di Vatikan.

Tak sekadar hiburan, film ini justru dimanfaatkan sebagai referensi visual proses pemilihan pemimpin tertinggi umat Katolik dunia.

Vatikan saat ini tengah menjadi sorotan dunia.

Sejak Rabu (7/5/2025), para kardinal dari berbagai negara berkumpul di Kapel Sistina untuk melangsungkan konklaf, proses rahasia pemilihan Paus baru, menggantikan mendiang Paus Fransiskus.

Namun, menariknya, sejumlah kardinal dikabarkan menyempatkan diri menonton film 'Conclave' sebelum memasuki proses penting tersebut.

Menurut laporan eksklusif Politico, beberapa kardinal telah menonton film garapan Edward Berger itu.

Bahkan sebagian menyaksikannya langsung di bioskop.

“Beberapa telah menonton [Conclave] di bioskop,” ujar seorang sumber dari kalangan rohaniawan Vatikan.

Film Conclave Jadi Referensi

Film Conclave dianggap memberikan gambaran yang cukup realistis tentang jalannya konklaf.

Dari momen para kardinal tiba di Vatikan, menjalani ritual khusus, hingga proses pemungutan suara yang penuh pertimbangan spiritual dan politik.

Bagi para kardinal baru, terutama yang diangkat oleh Paus Fransiskus dari keuskupan kecil dan wilayah minoritas, yang belum memiliki pengalaman tentang situasi dalam Kapel Sistina.

Film tersebut menjadi panduan visual yang membantu mereka memahami prosedur, etika, dan dinamika pemilihan yang mungkin belum pernah mereka alami sebelumnya.

Sekilas Tentang Film Conclave

'Conclave' merupakan film adaptasi dari novel laris karya Robert Harris yang rilis pada 2016.

Film ini disutradarai oleh Edward Berger dan ditulis oleh Peter Straughan.

Dibintangi Ralph Fiennes sebagai Kardinal Thomas Lawrence, cerita berkisar pada proses pemilihan Paus baru setelah kematian pemimpin sebelumnya.

Tokoh Lawrence dipercaya memimpin jalannya konklaf yang penuh intrik dan rahasia internal gereja.

Deretan bintang lain seperti Stanley Tucci, John Lithgow, Sergio Castellitto, dan Isabella Rossellini ikut memperkuat jajaran pemeran dalam drama politik spiritual tersebut.

Konklaf Masih Berlanjut, Asap Hitam Kembali Membumbung

Sementara itu, hingga Kamis (8/5/2025), proses pemilihan Paus baru belum membuahkan hasil.

Cerobong di Kapel Sistina kembali memancarkan asap hitam, tanda belum ada satu pun kandidat yang meraih suara dua pertiga dari total kardinal yang hadir.

Ribuan umat Katolik dari seluruh dunia masih setia menunggu hasil konklaf di Lapangan Santo Petrus.

Semua berharap dalam beberapa hari ke depan akan muncul sosok gembala baru yang akan memimpin Gereja Katolik Roma, menggantikan Paus Fransiskus yang wafat beberapa waktu lalu.(ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#pemilihan paus baru #film #Konklaf #kardinal #Conclave #vatikan #paus fransiskus