Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Siapa dan Apa Peran Baoxia Liu di Konflik Iran-Israel? FBI Hingga Berani Bayar Kepalanya Rp245 Miliar

Syahaamah Fikria • Sabtu, 21 Juni 2025 | 23:04 WIB

FBI memburu Baoxia Liu, yang diduga punya peran dalam memanasnya konflik Iran-Israel.
FBI memburu Baoxia Liu, yang diduga punya peran dalam memanasnya konflik Iran-Israel.

RADARSOLO.COM - Nama Baoxia Liu, warga negara Tiongkok, mendadak menjadi sorotan global di tengah memanasnya konflik Iran-Israel.

Wanita berusia 44 tahun ini kini menjadi target utama Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat.

FBI bahkan tawarkan hadiah fantastis senilai USD15 juta (sekitar Rp245 miliar) bagi siapa pun yang memiliki informasi berujung penangkapannya.

Liu diduga menjadi otak di balik jaringan kompleks yang menyelundupkan komponen elektronik canggih dari AS ke Iran, yang kemudian digunakan untuk produksi senjata militer oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Baca Juga: Apa Itu Rudal Sejjil? Senjata Andalan Iran yang Diluncurkan ke Israel, Berat Capai 23,6 Ton!

Dia diduga bekerja bersama tiga buronan lainnya, yakni Li Yongxin (alias Emma Lee), Yung Yiu Wa (alias Stephen Yung), dan Zhong Yanlai (alias Sydney Chung).

Mereka memanfaatkan perusahaan cangkang di Tiongkok dan Hong Kong sejak tahun 2007.

Mereka secara cerdik memalsukan dokumen dan identitas penerima barang, mengelabui eksportir AS dengan dalih komponen tersebut akan digunakan di Tiongkok.

Padahal tujuan akhirnya adalah Iran melalui rute logistik yang rumit.

Baca Juga: Profil Felicia Putri Tjiasaka, Minta Maaf Usai Kasus Gagal Bayar Akseleran Rugikan Investor Rp1,6 Miliar

Komponen yang diselundupkan ini akhirnya diterima oleh entitas terafiliasi IRGC, seperti Shiraz Electronics Industries (SEI) dan Rayan Roshd Afzar.

Menurut Program Rewards for Justice (RFJ) Departemen Luar Negeri AS, aksi Baoxia cs ini telah berlangsung sejak 2017, mendukung produksi pesawat tak berawak (UAV), sistem rudal balistik, dan keperluan militer lainnya oleh IRGC.

Siapa Baoxia Liu?

Baoxia Liu, yang juga dikenal dengan nama alias Emily Liu dan Baojuan Liu, lahir di Weifang, Shandong, Tiongkok pada 10 September 1981.

Wanita dengan ciri fisik rambut hitam dan mata cokelat ini fasih berbahasa Mandarin, Kanton, dan Farsi.

Keterlibatannya dalam pengadaan ilegal teknologi penggunaan ganda yang dikendalikan ekspor AS menjadi fokus penyelidikan Departemen Kehakiman AS (DOJ).

DOJ juga telah mengumumkan tuntutan pidana terhadapnya dan ketiga rekannya atas konspirasi bertahun-tahun dalam menyelundupkan ribuan komponen elektronik ke Iran. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#perang #konflik #iran #fbi #Israel #Baoxia Liu #senjata militer