Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad Genap Berusia 100 Tahun, Masih Bisa Nyetir Mobil bahkan Menunggang Kuda: Ini Rahasianya

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 10 Juli 2025 | 20:01 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) saat berkunjung ke kediaman Joko Widodo, Rabu (26/2/2025).
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) saat berkunjung ke kediaman Joko Widodo, Rabu (26/2/2025).

RADARSOLO.COM- Hari ini, Kamis (10/7/2025), mantan Perdana Menteri Malaysia ke-4 dan ke-7, Tun Dr Mahathir Mohamad genap berusia 100 tahun.

Di usia yang sangat jarang ditemui di era modern sekarang, Mahathir masih tetap aktif. Lalu apa resepnya?

Mahathir lahir pada 10 Juli 1925 di Alor Setar, Kedah, Malaysia, dari keluarga sederhana.

Ayahnya, Mohamad bin Iskandar, berdarah India-Pulau Pinang, sedangkan ibunya Wan Tempawan berasal dari Melayu Kedah.

Mahathir kecil bukan anak bangsawan, berbeda dengan banyak perdana menteri Malaysia lainnya. Ia tumbuh dengan sembilan saudara, sebagian tiri.

Ayahnya pernah mengubah tanggal lahir Mahathir menjadi 20 Desember 1925 demi syarat masuk sekolah, namun Mahathir kemudian mengungkap fakta aslinya.

Mahathir menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia dua kali: pertama pada 1981–2003 dan kedua pada 2018–2020.

Ia satu-satunya pemimpin Malaysia yang menjabat di dua era berbeda.

Perjalanan politiknya dimulai sejak masa akhir penjajahan Jepang, dengan terlibat demonstrasi menolak kewarganegaraan bagi warga non-Melayu.

Mahathir aktif menulis tentang hak-hak pribumi dan mempromosikan Bahasa Melayu sebagai bahasa resmi.

Ia bergabung dengan UMNO, lalu memimpin partai tersebut di Kedah, hingga akhirnya menduduki jabatan puncak sebagai Perdana Menteri pada 16 Juli 1981.

Baca Juga: Ini Alasan Shadu Rasjidi Hengkang dari DeadSquad, Suami Komika Aci Resti Ini Akui Ada Pertarungan Hebat di Batinnya

Keputusan pertamanya saat menjabat adalah membebaskan 21 tahanan politik dari jeratan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri.

Mahathir bukan politisi yang mudah dikendalikan. Ia mengkritik Inggris karena biaya kuliah, dan mengecam kebijakan luar negeri Amerika Serikat, khususnya invasi ke Irak oleh Presiden George W. Bush, tanpa mandat PBB.

Namun begitu, hubungan Malaysia dengan negara-negara Barat tetap terjaga, karena dunia mengakui Mahathir sebagai pemimpin yang berprinsip dan berpikiran maju.

Mahathir dikenal dekat dengan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri.

Dalam kunjungannya ke rumah Teuku Umar pada 2014, Mahathir bahkan secara langsung mengaku sebagai "Soekarno Kecil".

Megawati mengenangnya sebagai sahabat sekaligus pemimpin yang punya karakter kuat, mirip dengan sang ayah, Bung Karno.

Dalam wawancaranya bersama ANTARA pada April 2025, Mahathir mengungkap gaya hidup sehatnya.

Ia menjaga pola makan, berat badan stabil 60–62 kg selama 40 tahun terakhir, masih bisa menyetir mobil sendiri, bahkan menunggang kuda.

“Boleh bawa kereta. Naik kuda boleh,” ujar Mahathir di ruang kerjanya di Yayasan Kepemimpinan Perdana, Putrajaya.

Meski pernah mengalami dua kali operasi jantung, Mahathir tetap aktif membaca koran, menulis, dan berbagi pemikirannya lewat Instagram @chedetofficial.

Ulang tahun ke-100 Mahathir menjadi perbincangan hangat di media arus utama Malaysia dan media sosial.

Netizen ramai mengunggah foto-foto lawasnya, mengenang masa kejayaan, serta mendoakan kesehatan sang negarawan.

Mahathir bukan sekadar tokoh Malaysia. Ia adalah sosok lintas generasi, ikon politik Asia Tenggara, dan penguat hubungan Indonesia–Malaysia.

Selamat ulang tahun satu abad, Tun Dr Mahathir Mohamad—Soekarno Kecil dari Malaysia. (wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#ulang tahun #100 tahun #Usia #mahathir mohamad #mantan perdana menteri malaysia