Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Siapa Zara Qairina Mahathir? Kisah Siswi SMKA Malaysia yang Tewas Misterius di Asrama hingga Mengegema Tagar Justice For Zara

Syahaamah Fikria • Jumat, 15 Agustus 2025 | 02:11 WIB
Rekaman Audio Viral Ungkap Ketakutan Zara Qairina Mahathir Sebelum Tewas, Sebut Nama Sosok M, Siapa Dia?
Rekaman Audio Viral Ungkap Ketakutan Zara Qairina Mahathir Sebelum Tewas, Sebut Nama Sosok M, Siapa Dia?

RADARSOLO.COM – Publik Malaysia dibuat gempar dengan kematian misterius seorang siswi berusia 13 tahun, Zara Qairina Mahathir, yang ditemukan tewas setelah jatuh dari lantai tiga asrama sekolahnya.

Zara merupakan siswi kelas 1 SMKA Tun Datu Mustapha Limauan, Sabah, Malaysia.

Di sekolah asrama itu pula, remaja tersebut mengalami nasib tragis, yang berujung pada kematian. Misteri kematiannya menggemparkan publik.

Sempat senyap hingga muncul beberapa hoaks, belakangan kuat dugaan jika kematian pelajar itu disebabkan adanya perundungan.

Seruan keadilan dari masyarakat dengan tagar #JusticeForZara pun menggema di media sosial.

Zara Qairina, yang ditemukan pingsan pada pukul 03.00 pagi, Rabu, 16 Juli 2025, sempat dilarikan ke Rumah Sakit Queen Elizabeth I.

Namun, ia mengembuskan napas terakhirnya keesokan harinya, Kamis, 17 Juli 2025.

Dilansir dari New Straits Times pada Rabu (13/8), kasus ini tidak hanya menarik simpati, tetapi juga memicu kemarahan publik.

Kasus kematian Zara Qairina juga mendapat perhatian serius dari Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

Dilansir dari Channel News Asia, Anwar berjanji akan melakukan investigasi yang transparan untuk mengusut tuntas kematian pelajar berusia 13 tahun itu, di tengah tuduhan perundungan yang santer terdengar.

Terpisah, Direktur Departemen Investigasi Kriminal (CID) Bukit Aman, Datuk M Kumar, mengonfirmasi, tim khusus CID yang terdiri dari sembilan petugas telah dikirim ke Sabah pada 11 Agustus 2025 untuk menyelidiki kemungkinan adanya unsur kriminal.

Pihak Kejaksaan Agung Malaysia juga telah turun tangan dan akan menyelidiki kasus ini sesuai Pasal 339 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (UU 593) untuk menetapkan sebab dan keadaan di balik kematiannya.

Hasil autopsi mengonfirmasi bahwa penyebab kematian Zara adalah cedera otak parah akibat kekurangan oksigen dan aliran darah ke otak setelah terjatuh.

Namun, untuk memastikan detail kejadian, makam Zara Qairina digali kembali pada 8 Agustus 2025 untuk pemeriksaan post-mortem tambahan.

Jenazahnya kemudian dimakamkan kembali di Pemakaman Muslim Tanjung Ubi pada 12 Agustus.

Trauma Massal Siswa

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 82 saksi, termasuk para siswa.

Beberapa di antaranya dipanggil kembali untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan apa yang terjadi sebelum Zara terjatuh.

Untuk membantu pemulihan mental para siswa, polisi juga memberikan intervensi psikologis kepada 124 siswa SMKA Tun Datu Mustapha yang teridentifikasi mengalami trauma.

Selain itu, pihak berwajib juga menindak tegas penyebaran berita bohong di media sosial.

Sebuah berita palsu yang menyebut korban dimasukkan ke dalam mesin cuci.

Atas berita hoaks itu, penangkapan seorang perempuan berusia 39 tahun di Rawang berdasarkan Undang-Undang Penghasutan dan Pasal 323 KUHP. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#kematian #viral #malaysia #Zara Qairina Mahathir #pelajar #perundungan #asrama