Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

20 Orang Tewas dalam Ledakan Pabrik Mesiu di Rusia, Bukan Bagian Serangan Ukraina

Syahaamah Fikria • Senin, 18 Agustus 2025 | 23:57 WIB
Ilustrasi ledakan.
Ilustrasi ledakan.

RADARSOLO.COM - Korban tewas akibat ledakan di pabrik mesiu dekat Moskow, ibu kota Rusia terus bertambah, meningkat menjadi 20 orang.

Selain itu, ledakan yang terjadi pada Jumat (15/8/2025) juga mengakibatkan 134 orang terluka.

Angka terbaru ini dilaporkan pihak berwenang pada Senin (18/8/2025), seiring dimulainya penyelidikan atas kemungkinan pelanggaran keselamatan industri.

Kantor berita AFP mengabarkan, sebelumnya 11 orang dilaporkan tewas setelah ledakan di pabrik mesiu dan amunisi Elastik di Ryazan, sekitar 200 kilometer (120 mil) tenggara Moskow.

Kini, jumlah korban kian bertambah menjadi 20 orang.

"Dua puluh orang tewas akibat kecelakaan itu," kata pemerintah setempat, Senin.

Sementara dari jumlah korban luka sebanyak 34 orang, 31 di antaranya dirawat di rumah sakit.

Pihak berwenang tidak secara resmi menyebutkan nama pabrik tersebut.

Namun telah mengumumkan bahwa hari Senin ini adalah hari berkabung di wilayah tersebut.

Menurut kanal Telegram 112, yang memiliki sumber di kalangan penegak hukum, ledakan itu diduga dipicu oleh ledakan granat.

Pabrik tersebut sebelumnya telah menerima beberapa peringatan dari pihak berwenang tentang keselamatan kerja, tambahnya.

Foto-foto yang dibagikan oleh Kementerian Darurat menunjukkan salah satu aula pabrik hancur menjadi puing-puing.

Para pejabat mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.

Badan investigasi utama Rusia telah membuka kasus pidana terkait pelanggaran aturan keselamatan industri, yang menunjukkan bahwa ledakan itu kemungkinan besar tidak dipicu oleh serangan Ukraina.

Sejak Presiden Vladimir Putin mengirim pasukan ke Ukraina pada tahun 2022, Kyiv telah membalas dengan serangkaian serangan sabotase terhadap industri dan infrastruktur Rusia.

Namun, kecelakaan pabrik yang fatal bukanlah hal yang jarang terjadi di Rusia, karena pelanggaran keselamatan kronis yang disebabkan oleh salah urus.

Sebelumnya pada tahun 2021, ledakan mematikan menewaskan 17 orang di pabrik yang sama, yang mengakibatkan beberapa manajemennya dijatuhi hukuman penjara. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#mesiu #pabrik #rusia #ledakan #korban tewas