Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Penembakan di Australia: Terungkap Sosok Pelaku Tragedi Bondi Beach yang Tewaskan 15 Orang, Ini Kronologi Lengkapnya

Nur Pramudito • Senin, 15 Desember 2025 | 14:36 WIB

Tragedi Penembakan di Australia di Pantai Bondi Sydney tewaskan 15 orang. Identitas pelaku, motif, dan kronologi diungkap polisi
Tragedi Penembakan di Australia di Pantai Bondi Sydney tewaskan 15 orang. Identitas pelaku, motif, dan kronologi diungkap polisi

RADARSOLO.COM - Media Australia mulai mengungkap identitas salah satu pelaku dalam tragedi Penembakan di Australia yang terjadi di kawasan Pantai Bondi, Sydney, dan menewaskan sedikitnya 15 orang.

Insiden berdarah ini terjadi saat perayaan komunitas Yahudi, Minggu (14/12/2025), dan langsung mengguncang publik internasional.

Penyiar nasional Australia, ABC, melaporkan bahwa salah satu tersangka bernama Naveed Akram, pria asal kawasan tenggara Sydney, tepatnya dari wilayah pinggiran Bonnyrigg.

Informasi tersebut disampaikan dengan mengutip seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya.

Pihak kepolisian menyebutkan, dari dua pelaku penembakan, satu orang tewas di lokasi, sementara satu pelaku lainnya mengalami luka kritis dan saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit.

Hingga kini, aparat belum memastikan apakah Naveed Akram merupakan pelaku yang meninggal atau yang selamat.

Pasca Penembakan di Australia tersebut, polisi melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang diyakini berkaitan dengan pelaku.

Sejumlah media lokal melaporkan, penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti dan menelusuri kemungkinan jaringan atau rencana lanjutan.

Baca Juga: Siapa Tyler Robinson? Tersangka Penembakan Aktivis Sayap Kanan Charlie Kirk di Utah

Kepolisian New South Wales kemudian mengonfirmasi bahwa dua pelaku penembakan merupakan ayah dan anak.

Komisaris Polisi NSW, Mal Lanyon, menyatakan sang ayah berusia sekitar 50 tahun dan dinyatakan meninggal dunia, sedangkan anaknya yang berusia 24 tahun masih menjalani perawatan medis di bawah pengawasan ketat.

“Saya dapat memastikan bahwa kami tidak sedang memburu pelaku lain,” ujar Mal Lanyon dalam konferensi pers, Senin (15/12/2025), dikutip dari AFP.

Tragedi ini tercatat sebagai salah satu Penembakan di Australia paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Lokasinya yang berada di Pantai Bondi—destinasi wisata ikonik Sydney—membuat peristiwa ini semakin mengejutkan dan memicu kekhawatiran luas.

Penembakan Massal di Sydney Targetkan Komunitas Yahudi

Aksi Penembakan di Australia tersebut disebut sebagai serangan terarah yang menyasar komunitas Yahudi.

Sedikitnya 12 orang dilaporkan tewas, sementara 29 lainnya mengalami luka-luka akibat tembakan, menurut laporan AAP News.

Kepolisian NSW langsung menetapkan kejadian ini sebagai aksi teror, menutup area Pantai Bondi, dan mengerahkan pasukan darurat dalam jumlah besar. Para korban luka dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Sydney.

Pemerintah Australia mengecam keras serangan tersebut dan menyatakan solidaritas serta dukungan penuh kepada komunitas Yahudi yang terdampak.

Kronologi Penembakan di Sydney

Perdana Menteri NSW, Chris Minns, mengungkapkan bahwa Penembakan di Australia ini terjadi saat warga menghadiri kegiatan Festival Yahudi Hanukkah, Minggu (14/12) waktu setempat.

“Serangan ini dirancang untuk menargetkan komunitas Yahudi Sydney pada hari pertama Hanukkah,” kata Minns.

Menurut AAP News, pelaku mulai melepaskan tembakan sekitar pukul 18.47 waktu setempat.

Rekaman video yang beredar menunjukkan dua pria bersenjata berada di jembatan penyeberangan yang menghubungkan Campbell Parade dan Bondi Pavilion, lalu menembaki kerumunan di bawahnya.

Suasana panik pun tak terhindarkan. Teriakan warga terdengar saat orang-orang berlarian mencari perlindungan, sementara sejumlah korban terlihat tergeletak di area rumput North Bondi.

Unit penjinak bom diterjunkan setelah polisi menemukan alat peledak rakitan di dalam sebuah kendaraan yang diduga terkait dengan pelaku yang tewas.

“Barang-barang mencurigakan sedang diperiksa dan zona larangan masuk telah diberlakukan,” ujar Kepolisian NSW dalam pernyataan resmi pada pukul 21.00 waktu setempat.

Pelaku dan Korban Penembakan di Australia

Dalam insiden Penembakan di Australia ini, sedikitnya 12 orang meninggal dunia, termasuk satu pelaku.

Satu pelaku lainnya berhasil diamankan dan kini berada dalam perawatan ketat.

Sebanyak 29 korban luka segera dievakuasi oleh NSW Ambulans ke berbagai rumah sakit, di antaranya St Vincent Hospital, Royal Prince Alfred, St George, Royal North Shore, Westmead, Rumah Sakit Anak Sydney, dan Prince of Wales Hospital.

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif serangan serta memastikan tidak ada ancaman lanjutan.

Kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk menjauhi area Pantai Bondi hingga proses investigasi selesai.(np)

Editor : Nur Pramudito
#bondi beach #australia #Kronologi Lengkapnya #penembakan di australia #pelaku penembakan bondi Beach