Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ali Khamenei Tewas, Siapa Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran? Ini Daftar Kandidat Kuatnya

Nur Pramudito • Minggu, 1 Maret 2026 | 13:18 WIB

Ali Khamenei Tewas, Siapa Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran? Ini Daftar Kandidat Kuatnya
Ali Khamenei Tewas, Siapa Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran? Ini Daftar Kandidat Kuatnya

RADARSOLO.COM - Kabar mengejutkan datang dari Teheran. Ali Khamenei tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel, sebagaimana dikonfirmasi media pemerintah Iran dan dilaporkan sejumlah media internasional seperti Al Jazeera.

Kematian Pemimpin Tertinggi Iran tersebut tidak hanya memicu duka nasional selama 40 hari, tetapi juga membuka babak baru dalam dinamika politik Republik Islam Iran.

Pertanyaan besar pun mengemuka: Siapa Pengganti Ali Khamenei?

Ali Khamenei Tewas, Iran Masuki Fase Transisi

Serangan yang menewaskan Ali Khamenei juga dilaporkan merenggut nyawa sejumlah anggota keluarganya.

Pemerintah Iran menyebutnya sebagai “martir” dan memastikan proses suksesi akan berjalan sesuai konstitusi.

Dalam sistem ketatanegaraan Iran, jabatan Pemimpin Tertinggi Iran merupakan posisi paling berkuasa, melampaui presiden.

Baca Juga: Siapa Ali Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran yang Diklaim Tewas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Israel

Jika terjadi kekosongan, konstitusi mengatur pembentukan dewan sementara yang terdiri dari presiden, kepala kehakiman, dan seorang ulama dari Dewan Penjaga, sembari menunggu keputusan resmi dari Majelis Pakar.

Majelis Pakar—lembaga beranggotakan 88 ulama senior—memiliki kewenangan penuh untuk menunjuk Pengganti pemimpin tertinggi.

Proses ini sebelumnya hanya terjadi satu kali, yakni saat Ruhollah Khomeini wafat pada 1989 dan digantikan oleh Ali Khamenei.

Siapa Kandidat Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran?

Sejumlah nama mulai mencuat sebagai Kandidat Pengganti Ali Khamenei. Berikut daftar figur yang paling sering disebut:

1. Mojtaba Khamenei

Putra kedua Ali Khamenei ini dinilai memiliki pengaruh besar di balik layar dan hubungan erat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Mojtaba pernah terlibat dalam Perang Iran-Irak dan disebut memiliki jaringan kuat di kalangan elite keamanan.

Namun, peluangnya menjadi Pemimpin Tertinggi Iran dinilai sensitif. Sistem suksesi turun-temurun berpotensi memicu kritik karena Revolusi 1979 justru menggulingkan monarki.

Selain itu, Mojtaba bukan ulama dengan peringkat tertinggi dalam hierarki keagamaan Syiah.

2. Gholam-Hossein Mohseni-Eje'i

Ketua Mahkamah Agung Iran ini merupakan figur berpengaruh dalam sistem peradilan.

Ia ditunjuk langsung oleh Ali Khamenei pada 2021.

Mohseni-Eje’i dikenal sebagai tokoh garis keras dan pernah menjadi sorotan internasional terkait vonis terhadap demonstran.

Namanya masuk radar sebagai Kandidat Pengganti, meski sempat beredar laporan belum terverifikasi terkait kondisi keselamatannya.

3. Ali Asghar Hejazi

Tokoh yang juga dikenal sebagai Seyyed Ali Asghar Hijazi ini menjabat Wakil Kepala Staf di kantor Pemimpin Tertinggi.

Ia memiliki pengalaman panjang di bidang intelijen dan urusan strategis.

Kedekatannya dengan lingkar inti kekuasaan membuatnya masuk daftar potensial pengganti.

4. Hassan Khomeini

Cucu pendiri Republik Islam, Ruhollah Khomeini, ini memiliki legitimasi historis dan religius

Hassan Khomeini dikenal lebih moderat dibandingkan sebagian ulama konservatif.

Meski belum pernah memegang jabatan publik strategis, namanya kerap muncul dalam spekulasi suksesi.

5. Alireza Arafi

Ulama senior yang menjabat wakil ketua Majelis Pakar ini dinilai memiliki kredibilitas akademik tinggi.

Ia pernah duduk di Dewan Penjaga dan memimpin sistem seminari Iran.

Meski tidak dikenal memiliki basis politik kuat, kedekatannya dengan struktur keagamaan menjadi nilai tambah.

6. Mohammad Mehdi Mirbagheri

Figur garis keras yang mewakili faksi konservatif.

Mirbagheri dikenal vokal dalam sikap anti-Barat dan mendukung pendekatan ideologis tegas terhadap konflik regional.

7. Mohammad-Hassan Bushehri

Wakil ketua pertama Majelis Pakar ini memiliki profil relatif rendah namun disebut dekat dengan Ali Khamenei.

Ia tidak dikenal memiliki hubungan kuat dengan IRGC, tetapi tetap masuk dalam radar pembahasan internal.

Proses Penentuan Pengganti

Konstitusi Iran menetapkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran harus seorang ulama laki-laki dengan otoritas moral, kompetensi politik, dan loyalitas penuh kepada Republik Islam.

Majelis Pakar berwenang menafsirkan kriteria tersebut.

Situasi geopolitik yang memanas pasca Ali Khamenei tewas membuat proses ini menjadi sangat krusial. Stabilitas internal, dukungan aparat keamanan, hingga eskalasi konflik regional akan sangat memengaruhi keputusan akhir.

Dampak Geopolitik

Kematian Ali Khamenei bukan sekadar pergantian figur. Ia membuka ketidakpastian baru di Timur Tengah, termasuk soal kebijakan nuklir Iran dan relasi dengan Barat.

Pertanyaan Siapa Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran? kini menjadi sorotan dunia.

Siapa pun yang terpilih sebagai Pengganti Ali Khamenei akan menentukan arah politik, militer, dan diplomasi Iran dalam dekade mendatang.

 

Editor : Nur Pramudito
#ayatollah ali khamenei #pemimpin tertinggi iran #khamenei tewas #ali khamenei #Pengganti Ali Khamenei