RADARSOLO.COM - Selama kurang lebih 40 tahun, Iran telah diembargo oleh AS dan sekutunya.
Mencakup sanksi ekonomi, teknologi, dan militer yang ketat karena isu nuklir.
Namun, embargo tersebut tidak menjadikan Iran lemah. Mereka membuktikan diri tetap mampu membuat rudal-rudal.
Sedikitnya, Iran mampu membuat belasan jenis rudal (lihat tabel).
Masing-masing rudal memiliki kemampuan berbeda.
| NAMA RUDAL | JANGKAUAN | BAHAN BAKAR |
| Qiam-1 | 500-1.000 km | Liquid |
| Fateh-110 | 200-300 km | Solid |
| Fateh-313 | 500 km | Solid |
| Tondar-69 (CSS-8) | 150 km | Solid |
| Shahab 1 | 300 km | Liquid |
| Shahab 2 | 500 km | Liquid |
| Zolfaghar | 700 km | Liquid |
| Shahab-3 (Zelzal-3) | 800-1.200 km | Liquid |
| Ghadr 1/Modified Shahab-3 | 2.000 km | Liquid |
| Sejjil-2 | 500-2.500 km | Solid |
| Khoramshahr | 2.000 km | Liquid |
| Emad-1 | 2.000 km | Liquid |
Qiam-1: Rudal Balistik Jarak Pendek Iran Tanpa Sirip Penstabil
Qiam adalah rudal balistik jarak pendek yang diproduksi oleh Iran.
Dinyatakan operasional pada tahun 2010, Qiam memiliki jangkauan yang dilaporkan sekitar 800 kilometer (497 mil).
Rudal ini menggunakan bahan bakar cair dan membawa muatan seberat 746 kg.
Meskipun didasarkan pada desain Shahab-2, Qiam tidak memiliki sirip penstabil.
Desain unik ini bertujuan untuk mengurangi jejak radar Qiam (radar signature) dan memungkinkan kecepatan yang lebih tinggi saat masuk kembali ke atmosfer (reentry).
Sebagai sistem road-mobile (bergerak menggunakan kendaraan di jalan raya), rudal ini dapat ditembakkan dari lokasi mana pun.
Baca Juga: Memahami Rudal Balistik: Klasifikasi, Jangkauan, dan Jenis Bahan Bakarnya
Qiam dilengkapi dengan hulu ledak kendaraan re-entry berganda (multi-reentry vehicle/MRV).
Kemampuan MRV pada rudal Qiam memungkinkannya untuk menghindari rudal yang ditembakkan dari perisai pertahanan rudal musuh.
Fateh-110: Rudal Balistik Jarak Pendek dengan Sistem Pemandu
Adalah rudal balistik jarak pendek yang beroperasi menggunakan bahan bakar padat.
Rudal ini dapat digerakkan di jalan raya menggunakan kendaraan (road-mobile), menjadikannya lebih fleksibel.
Fateh-110 diyakini sebagai versi modifikasi dari rudal tanpa pemandu Zelzal-2, dengan tambahan sistem kontrol dan pemandu untuk meningkatkan akurasinya.
Iran telah meluncurkan beberapa rudal Fateh, serta varian dengan jangkauan lebih jauh seperti Zolfaghar, dalam operasi militer sejak tahun 2017.
Fateh-313: Rudal Balistik Jarak Pendek Iran dengan Jangkauan Lebih Jauh
Adalah rudal balistik jarak pendek yang beroperasi menggunakan bahan bakar padat.
Rudal ini merupakan versi peningkatan dari seri rudal Fateh-110.
Fateh-313 menampilkan jangkauan yang diperluas hingga 500 kilometer (310 mil) dan peningkatan akurasi.
Shahab-2: Rudal Balistik Jarak Pendek Iran Berbasis 'Scud C' Rusia
Baca Juga: 40 Kode Redeem FF Terbaru Gratis 9 Maret 2026, Klaim Skin M1887 SG2 hingga Bundle Langka
Shahab-2 adalah varian Iran dari rudal SS-1D 'Scud C' Rusia.
Rudal ini adalah rudal balistik jarak pendek satu tahap yang beroperasi menggunakan bahan bakar cair (liquid-propelled). Jangkauan maksimumnya adalah 500 kilometer (310 mil).
Iran telah mengembangkan sejumlah varian dari rudal Shahab-3 yang asli.
Berbagai sumber intelijen dan media menyebut varian-varian ini sebagai Shahab-3A, Shahab-3B, Shahab-3D, Shahab-3M, Qadr-1, Ghadr-1, dan Emad.
Shahab-3 juga telah digunakan sebagai dasar untuk program luar angkasa Iran, dan roket-roket ini telah disebut Kavoshgar-1, IRIS, dan Safir.
Sejjil: Rudal Balistik Jarak Menengah Berbahan Bakar Padat
Rudal Sejjil adalah rudal balistik jarak menengah dua tahap yang beroperasi menggunakan bahan bakar padat.
Rudal ini dirancang dan dibangun secara domestik oleh Iran.
Sejjil diyakini memiliki jangkauan hingga 2.000 kilometer (1.242 mil) dan dapat membawa hulu ledak tunggal dengan muatan maksimum 750 kg.
Emad: Rudal Balistik Jarak Jauh dengan Tingkat Akurasi Tinggi
Emad adalah rudal balistik jarak jauh Iran yang beroperasi menggunakan bahan bakar padat.
Rudal ini adalah rudal balistik permukaan-ke-permukaan pertama Iran yang dipandu secara presisi.
Emad memiliki jangkauan sekitar 1.700 kilometer (1.056 mil) dan dapat membawa hulu ledak tunggal dengan muatan maksimum 750 kg.
Editor : Tri wahyu Cahyono