Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jateng Juara Provinsi Terinovasi, Kalahkan Jabar & Jatim

Perdana Bayu Saputra • Rabu, 11 November 2020 | 21:13 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo menerima penghargaan dari Menristek Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Selasa (10/11). (DISKOMINFO JATENG FOR RADAR SOLO)
Gubernur Ganjar Pranowo menerima penghargaan dari Menristek Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Selasa (10/11). (DISKOMINFO JATENG FOR RADAR SOLO)
JAKARTA – Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) memilih Provinsi Jawa Tengah menjadi peringkat pertama dalam Indonesia Award sebagai provinsi inovatif. Menyusul provinsi Jabar di peringkat dua, dan Jatim di peringkat tiga.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menristek Bambang Brodjonegoro kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Auditorium BJ Habibie Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (10/11). “Peringkat satu Provinsi Jawa Tengah. Dan diterima oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Silakan bapak untuk bisa naik ke atas panggung,” kata pembawa acara di lokasi.

Ganjar yang kemarin mengenakan pakaian batik warna cokelat langsung naik ke atas panggung. Di sampingnya berdiri perwakilan pemerintah kabupaten di Jawa Tengah yang juga meraih anugerah kabupaten inovatif yakni Pati, Kendal, dan Wonogiri.

Acara Anugerah Inovasi Indonesia Award dibuka melalui virtual oleh Presiden Joko Widodo. Dalam kegiatan juga dihelat pameran atau expo secara virtual.

Ganjar mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk keseriusan provinsi, kabupaten, dan kota di Jateng. “Mereka itu, kreasi, riset, dan inovasi menjadi kebiasaan,” kata Ganjar kepada pewarta di lokasi acara.

Dia menilai pemerintah pusat tak henti-hentinya memberikan stimulus agar inovasi daerah bisa berkembang. Ganjar juga senang karena tidak hanya pemerintah yang menerima penghargaan, tapi juga ada kabupaten, kota, individu, peneliti dan kampus.

“Ini bagian dari cara kita merangsang daerah-daerah bisa melakukan inovasi, kreasi, risetnya lebih banyak dan menyelesaikan persoalan daerah,” jelasnya.

Menurutnya, hasil riset, inovasi, dan kreasi berpotensi menyelesaikan persoalan di masyarakat. “Kita hanya perlu didorong, diberi kesempatan dan kita hanya butuh seluruh inovasi kita dipakai dan dibeli,” ujar Ganjar.

Inovasi karya Provinsi Jateng yang mendapat perhatian di antaranya sekolah virtual untuk anak putus sekolah. Pemprov tak sekadar menggelar pembelajaran daring, namun juga membuat aplikasi hingga silabus khusus. Sekolah virtual ini diikuti anak usia pelajar yang tak mampu sekolah karena masalah biaya. Kini mereka pun dapat sekolah dengan memilih sendiri waktu pembelajaran di sela-sela bekerja.

Selain itu, beragam inovasi dari sumbangan masyarakat dan komunitas juga merebak di Jateng dalam beberapa tahun terakhir. Dari inovasi olah makanan, alat dan sistem pertanian, hingga teknologi.

Menristek Bambang Brodjonegoro menuturkan, Provinsi Jawa Tengah serta kabupaten dan kota di provinsi tersebut memang meraih penghargaan. “Kebetulan semuanya dari Jawa Tengah. Pemprov Jawa Tengah, Kabupaten Wonogiri, dan Kota Surakarta. Banyak hasil inovasi yang dilahirkan masyarakatnya dengan mendapatkan semacam supervisi atau dukungan dari lembaga litbang yang ada di daerah provinsi tersebut,” puji Bambang kepada Pemprov Jateng. (eno/bun/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#provinsi terinovasi #indonesia award #jawa tengah #ganjar pranowo