Rahajeng Rahina Pagerwesi pun telah menjadi trending di Twitter sejak Rabu (1/9) pagi ini. Hari Raya Pagerwesi diperingati setiap 6 bulan sekali yang jatuh pada Bhuda (Rabu) Kliwon wuku Sinta. Pagerwesi merupakan representasi dari keteguhan iman dan memagari diri dengan ilmu pengetahuan agar terhindar dari kegelapan atau yang disebut dengan Awidya.
Pada Hari Raya Pagerwesi, umat Hindu memuliakan dan memuja Ida Sanghyang Widhi Wasa yang merupakan manifestasi Sanghyang Pramesti Guru. Ia dipercaya sebagai guru dari alam semesta yang menjadi pembimbing kehidupan manusia menuju jalan yang benar dan mengajarkan pemahaman mengenai pengetahuan hidup, berpegang dalam keteguhan iman.
Lalu, siapa Sanghyang Pramesti Guru ini? Sanghyang Pramesti Guru merupakan sebutan untuk Dewa Siwa sebagai Dewa yang melebur segala keburukan di alam semesta ini. Pada Hari Raya Pagerwesi, umat Hindu akan menyembah Dewa Siwa dengan berbagai tata pelaksanaan. Mulai dari menyembah di tempat persembahan yang ada di pekarangan rumah hingga ke pura-pura besar seperti Kahyangan Jayat. Perayaannya akan sesuai dengan aturan pelaksanaan yang berbeda-beda, tentu menyesuaikan dengan tempat, waktu, dan keadaan.
Pada perayaan ini, umat Hindu akan menyucikan diri dan memohon anugerah kekuatan kepada Sanghyang Pramesti Guru dalam memagari diri dengan kesucian ilmu pengetahuan. Di mana dalam ajarannya, ilmu pengetahuan merupakan pagar utama dan sejati dalam kehidupan. (mgi/ria) Editor : Syahaamah Fikria