Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Masyarakat Diminta Patuh Prokes, Jangan Terlena Euforia Turunnya Covid

Damianus Bram • Sabtu, 11 September 2021 | 04:30 WIB
PROKES KETAT: Siswa SMPN 8 Surakarta cek suhu tubuh sebelum simulasi PTM. (M IHSAN/RADAR SOLO)
PROKES KETAT: Siswa SMPN 8 Surakarta cek suhu tubuh sebelum simulasi PTM. (M IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Pemerintah meminta kepada masyarakat untuk tidak terjebak euphoria atas perbaikan di sejumlah indikator penanganan Covid-19. Kewaspadaan dan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan tidak boleh mengendur agar Indonesia dapat menghindari risiko lonjakan kasus seperti yang terjadi di negara lain.

Dilansir dari JawaPos.com, seperti yang dikatakan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate bahwa masyarakat tidak boleh terjebak euforia karena hal ini. “Masyarakat tidak boleh terjebak euforia, karena data menunjukan lonjakan masih terjadi di berbagai negara. Bahkan, negara dengan cakupan vaksinasi yang sudah cukup tinggi,” ujar Jhonny pada Kamis (9/9) kemarin.

Jhonny menjelaskan, diketahui jika beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Vietnam saat ini tengah menghadapi esklasi kasus Covid-19. Bahkan, beberapa negara hendak memberlakukan kebijakan serupa dengan Indonesia untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

Ia mengatakan, jika pemerintah mengapresiasi dukungan masyarakat dalam pelaksanaan PPKM sehingga terjadi perbaikan di beberapa indikator, seperti turunnya angka kasus harian, angka kasus aktif, dan angka kematian akibat Covid-19.

Jhonny menegaskan, agar masyarakat senantiasa waspada dengan tetap disiplin bermasker meski telah divaksinasi. Dan untuk masyarakat yang belum divaksin juga diminta untuk segera vaksin. Karena menurutnya, memakai masker sangat penting dan perlindungan pertama untuk mencegah penularan Covid-19 adalah dengan menggunakan masker.

Berdasarkan penelitian Centers for Diseases Control (CDC) Amerika Serikat, Jhonny menjelaskan, bahwa risiko terpapar Covid-19 dapat berkurang secara signifikan atau hingga 95 persen apabila menggunakan masker ganda.

Ia menambahkan, jika masker sangat penting karena dapat mencegah virus corona jenis apapun masuk ke tubuh. Hal ini berdasarkan temuan hasil kajian dari berbagai lembaga penelitian dunia yang sudah sepatutnya dapat menyadarkan orang-orang untuk terus menggunakan masker.

Jhonny mengatakan, vaksinasi akan berperan penting untuk mengurangi risiko sakit parah apabila virus sudah terlanjur masuk ke tubuh. Karena, antibodi yang terbentuk dari vaksin akan melawan virus Covid-19 yang berhasil masuk ke tubuh. Sehingga, risiko sakit berat dapat diminimalkan.
Selain itu, menurutnya, pengetahuan ketahanan medis ini juga diharapkan sebagai bentuk pemerataan pelayanan kesehatan di berbagai daerah untuk mengantisipasi apabila terjadi gelombang kenaikan kasus. (nosa/dam) Editor : Damianus Bram
#Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate #Penurunan Kasus Covid-19\ #Masyarakat Diminta Patuh Prokes