Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ngaku Hendak Diperkosa Driver Ojol, Wanita di Padang Ternyata Bohong

Syahaamah Fikria • Selasa, 28 September 2021 | 23:41 WIB
Perempuan berinisial N saat membuat laporan di Unit PPA Satreskrim Polresta Padang, Senin (27/9). (ANTARA)
Perempuan berinisial N saat membuat laporan di Unit PPA Satreskrim Polresta Padang, Senin (27/9). (ANTARA)
RADARSOLO.ID - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menindaklanjuti laporan seorang perempuan berinisial N, 23, yang mengaku hendak diperkosa oleh driver ojek online (ojol), Senin (27/9) kemarin. Berdasarkan penyelidikan, polisi menemukan bahwa keterangan N mengandung kebohongan.

"Setelah menerima laporan dari perempuan tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan, memeriksa lokasi serta saksi, ditemukan unsur kebohongan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, Selasa (28/9).

Lelaki tertuduh yang awalnya disebut oleh korban sebagai driver ojol ternyata bukanlah driver ojol sebagaimana klaim N. Laki-laki tersebut nyatanya sudah saling kenal dengan N sejak 17 September 2021. Mereka berkenalan lewat salah satu aplikasi pencari jodoh.

Bahkan, mereka juga diketahui telah bertemu dan pergi bersama, mulai dari makan pecel lele hingga ke salah satu pusat perbelanjaan di Padang.

"Jadi perlu diluruskan bahwa pria ini bukanlah pengemudi ojek online, karena mereka sudah saling mengenal," ujar Rico.

Selain itu, juga ditemukan keterangan berbeda antara N yang mengaku hendak diperkosa dan dilecehkan lelaki itu, kemudian N melarikan diri agar bisa kabur.

Sementara berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa N tidaklah melarikan diri. Karena pria itulah yang mengantarkan N pulang ke kosnya.

Polisi belum bisa menjelaskan motif N memberikan keterangan demikian. Namun disinyalir untuk menutupi hubungannya dengan pria tertuduh agar tidak diketahui sang pacar.

"Perlu kami luruskan agar tidak membuat masyarakat resah, dan persoalan ini masih terus diproses oleh anggota," papar Rico.

Sebelumnya, N mengaku sebagai korban pelecehan dan nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh driver ojol pada Senin (27/9).

Bahkan, N yang didampingi sang kekasih telah membuat laporan polisi ke Polresta Padang, sehingga ditindaklanjuti oleh kepolisian. (Antara)  Editor : Syahaamah Fikria
#polresta padang #driver ojol #laporan palsu #perempuan ngaku hendak diperkosa