Ketua Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Karanganyar Juliyatmono menjelaskan, stok vaksin berlimpah. Dalam sehari disalurkan 25.000 dosis ke sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di 17 kecamatan. Nantinya melibatkan pemerintah desa.
”Hari ini (kemarin) kami sebarkan 25.000 dosis vaksin. Faskes yang ada di masing-masing kecamatan seperti puskesmas, dan klinik akan kami gunakan. Pelaksanaan bisa di kecamatan dan bahkan bisa di kantor kepala desa,” kata bupati.
Bupati menambahkan, pihaknya menarget satu kecamatan menyalurkan 1.000 dosis per harinya. Sedangkan untuk vaksinator, menggandeng sejumlah guru dan tenaga kesehatan yang saat ini sedang menjalan praktik lapangan.
”Saya sudah siapkan semua pelayanannya. Vaksinator saya kira aman dan tersedia. Ini saya juga merencanakan vaksinasi tidak hanya siang hari, tapi juga digelar malam hari,” ucap bupati.
Terkait wacana pemberian vaksin pada malam hari menyasar pada masyarakat beraktivitas mulai dari pagi hingga sore.
”Kalau siang hari kan banyak kendalanya. Ada yang kerja dari pagi sampai sore, kemudian tidak bisa datang vaksin. Makanya nanti kami buka malam hari. Dinas kesehatan saya minta mempersiapkan lokasi, sarana dan prasarananya,” tegasnya.
Dari sasaran vaksin 733.359 orang di Karanganyar sampai saat ini mencapai 366.817 orang untuk dosis pertama atau 50 persen. Sedangkan dosis kedua 18.4851 orang atau 25 persen.
Kepala Desa Jatisuko, Jatipuro Sugeng Riyanto menjelaskan, pihaknya bisa menyalurkan vaksin terhadap 640 orang dalam sehari.
”Hari ini kelihatannya terbanyak se-Kabupaten Karanganyar. Dari kuota 1.000 dosis vaksin yang diberikan, di desa kami tadi sehari mampu memberikan sebanyak 640 dosis vaksin. Antusias masyarakat juga sangat tinggi, karena mereka datang hanya membawa KTP dan KK saja,” terangnya. (rud/adi/dam) Editor : Damianus Bram