"Itu sedang dalam penelitian dan diperiksa pihak terkait, tentu kami prihatin. Mudah-mudahan enggak terjadi lagi, mudah-mudahan itu tidak benar terjadi, kami sedang cek," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/10).
Lebih lanjut Riza menegaskan, akan ada sanksi menanti pada pelaku apabila kasus ini terbukti benar-benar terjadi. "Tentu ada sanksinya," tutur Riza.
Sebagai informasi, terdapat video viral di media sosial Tiktok terkait adanya pelecehan yang dilakukan oleh oknum tenaga kesehatan di salah satu puskesmas di Jakarta Barat.
Salah satu akun tersebut menyebutkan ada nakes yang melemparkan sejumlah kata-kata tidak etis kepada seorang ibu hamil yang usia kandungannya sudah sembilan bulan dan merasa hendak melahirkan.
Sebelumnya, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Purwadi mengatakan, pihaknya sedang melakukan penelusuran terkait adanya video viral nakes yang melakukan pelecehan verbal kepada seorang ibu hamil.
"Tim kami sedang turun ke lapangan untuk telusuri dan konfirmasi terhadap fakta lapangan yang terjadi," kata Purwadi, Rabu (6/10).
Purwadi menambahkan, saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil laporan dari Suku Dinas Kesehatan. Dia mengaku prihatin adanya video yang viral di masyarakat tersebut. Sebab jika video itu benar, hal itu merupakan tindakan di luar kepatutan sebagai nakes.
"Pastinya kami dalam koridor pembinaan terhadap tenaga kesehatan tetap akan melakukan penegakan disiplin pegawai," ucapnya. (Antara) Editor : Syahaamah Fikria