Camat Nguntoronadi Endrijo Rahardjo mengatakan video yang beredar di tengah masyarakat itu adalah video lama. Jadi, tidak benar bahwa saat ini wilayah di sekitar Jembatan Karangturi dilanda banjir. Menurut dia, kejadian yang terekam dalam video itu terjadi pada 2017 silam.
"Nggak benar itu. Video lama yang beredar. Saat ini Air sungainya memang naik. Tapi tidak sampai banjir," kata dia.
Camat menuturkan, akibat video yang beredar itu, dia mendapatkan belasan telepon dari masyarakat yang meminta kejelasan di dalam video itu. Bahkan, ada warga boro di Jakarta sampai menghubunginya. Warga tersebut was-was dengan kondisi keluarganya di kampung halaman setelah melihat parahnya kondisi di sekitar Jembatan Karangturi.
"Teman-teman perantau ini khawatir dengan keluarganya setelah melihat video itu. Tanya ke saya, apa ada banjir. Kemudian kami jelaskan kalau itu video lama," beber Endrijo.
Dia pun mewanti-wanti masyarakat untuk tidak menyebarkan video lawas itu. Dengan begitu, tidak muncul kepanikan di tengah masyarakat.
Muhammad Aris Munandar, 25, warga Dusun Karanggatak Desa/Kecamatan Batuwarno yang sempat melintasi jalan sekitar Jembatan Karangturi juga memastikan tidak ada banjir yang menggenangi area sekitar jembatan.
"Mboten wonten genangan mas. Tadi lewat sana lancar kok. Memang gerimis, tapi tidak ada genangan air," kata dia. (al/dam) Editor : Damianus Bram