Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kirim Video Minta Bantuan, Kader PDIP Kaget Ganjar Datang: Responsnya Cepat

Syahaamah Fikria • Kamis, 27 Januari 2022 | 02:16 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi rumah Supali, warga Desa Bergas Kidul, Kabupaten Semarang yang mengirim video minta bantuan.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi rumah Supali, warga Desa Bergas Kidul, Kabupaten Semarang yang mengirim video minta bantuan.
SEMARANG - Supali, 54, warga Desa Bergas Kidul, Kabupaten Semarang tak menyangka jika video minta bantuan yang dia kirimkan ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, akan direspons dengan cepat. Bahkan, Supali malah didatangi langsung oleh Ganjar, yang tak lain adalah idolanya tersebut.

Secara mengejutkan, Ganjar datang ke rumah Supali yang sangat sederhana pada Rabu (26/1). Supali merupakan kader PDIP asal Desa Bergas.

Saat video pengembalian bantuan oleh Fajar, kader PDIP Temanggung viral, Supali langsung mengirimkan video ke Ganjar. Dalam video itu, Supali menyatakan siap menerima bantuan yang dikembalikan sesama kader PDIP itu.

Hari ini permintaan itu terkabul. Ganjar datang dengan membawa bantuan sembako ke rumah Supali. Ganjar juga siap membantu merenovasi rumah yang ditempati Supali bersama ibunya itu agar lebih layak huni.

"Sehat, Pak? Manggon kalih sinten ten mriki (tinggal dengan siapa di sini)," tanya Ganjar pada Supali.

Supali mengatakan, dia tinggal bersama ibunya yang sudah sepuh. Dia meminta maaf ke Ganjar karena telah mengirimkan video untuk meminta bantuan.

"Ngapunten pak, nggriyone kadhos meniko (maaf Pak, rumah saya seperti ini)," ucap Supali.

Rumah Supali memang jauh dari kata layak. Rumah itu berdinding papan dengan atap yang bolong-bolong. Dapur dan tempat tidurnya juga jauh dari kata layak.

"Ya mengko didandani ya (nanti diperbaiki). Tapi titip pak kades, nanti gotong royong ya, sambatan. Jadi bisa guyub rukun dan bermanfaat. Nanti diperbaiki, nggak usah besar-besar, yang penting sehat. Tolong jendelanya diperbanyak ya, biar sirkulasi udara bagus," ujar Ganjar.

Selain pada Supali, di tempat itu ada satu lagi kader PDIP yang dibantu Ganjar. Dia adalah Aris, kader PDIP yang kakinya patah karena kecelakaan. Sehari-hari, Aris menggunakan kaki palsu dan sudah tidak diganti sejak 15 tahun lalu.

"Ini buatnya di mana, Mas? Solo? Nanti njenengan ke Solo ya, minta dibuatkan baru. Nanti saya bantu," kata Ganjar pada Aris.

Ganjar mengatakan, dirinya sengaja berkeliling ke rumah kader-kader PDIP untuk memberikan bantuan. Hal itu dilakukan sebagai tanda cinta dalam rangka memperingati Hari Lahir PDIP.

"Ini kan masi bulan Januari, masih bulan kelahiran PDIP. Jadi, saya itu sering dapat masukan dari kawan-kawan tentang kondisi rumah kader yang tidak layak. Hari ini kita ketemu salah satu kader bernama Mas Supali. Dia tinggal bersama ibunya di rumah ini," papar Ganjar.

Diakui Ganjar, dalam rangka ulang tahun PDIP, dia memang konsen membantu kader-kader PDIP yang membutuhkan. Namun tak hanya kader, untuk masyarakat umum juga tetap diperhatikan melalui program rehab rumah tidak layak huni (RTLH).

"Saya tadi bilang ke pak kades, camat agar yang sifatnya masyarakat umum silakan diusulkan saja. Ada program RTLH baik yang bersumber dari pemprov, kabupaten/kota, bahkan dari CSR Baznas. Nanti kita selesaikan semuanya," ujar Ganjar.

Sementara itu, Supali mengatakan nekat mengirim video ke Ganjar karena melihat ada kader lain yang menolak bantuan. Dia yang merasa membutuhkan, memberanikan diri meminta bantuan ke Ganjar.

"Ya rumah saya saja seperti ini, terus kemarin ada bantuan dari pak Ganjar kan ditolak. Daripada ditolak, mending buat saya, saya masih butuh," ucapnya.

Buruh serabutan yang menjadi kader PDIP sejak 2012 lalu itu pun tak menyangka Ganjar langsung merespons videonya. Sosok gubernur idola Supali itu bahkan datang langsung ke rumahnya.

"Seneng, besok rumah saya jadi layak huni. Saya berharap, teman-teman lain pengurus partai, mari kita bangun solidaritas dan kebersamaan membantu sesama seperti pak Ganjar," pungkas Supali. (bay/ria)

  Editor : Syahaamah Fikria
#bantuan #hari lahir pdip #rumah sehat layak huni #ganjar pranowo #kader pdip