Kepala Bidang Penyediaan Fasilitas Kesehatan dan Kefarmasian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surakarta Tenny Setyowati menuturkan, temuan tersebut mendominasi hasil sidak.
“Kami meminta pedagang atau pengelola toko agar menyampaikan hal itu ke distributor. Tanggal kedaluwarsa menjadi hal utama karena rata-rata kemasan masih bagus dan disertai keterangan bahan yang digunakan dalam prosuksi makanan itu," urai Tenny.
Temuan produk makanan tanpa tanggal kedaluarsa itu paling banyak ditemukan di makanan produksi rumahan atau Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Hal ini menjadi isu yang mesti menjadi perhatian masyarakat mengingat keterangan soal tanggal kadaluarsa menjadi hal utama dalam industri makanan.
"Tanggal kedaluarsa menjadi hal utama karena rata-rata kemasan masih bagus dan juga disertai keterangan bahan-bahan yang digunakan dalam prosuksi makanan itu," papar Tenny.
Makanan tanpa masa kedaluwarsa tersebut segera dimusnahkan di tempat agar tidak dijual. “Kami berupaya memberikan yang terbaik dengan keamanan pangan. Langsung ditindaklanjuti dengan menarik produk makanan yang tidak sesuai aturan," tutur dia.
Salah seorang pedagang oleh-oleh di Pasar Jongke yang tak ingin disebutkan Namanya mengaku kurang jeli meneliti masa kedaluwarsa. Hal tersebut terjadi karena sudah percaya pada sang sales yang menyalurkan produk itu ke tokonya. Ia pun sedikit kesal lantaran diminta untuk melakukan pemusnahan dengan disaksikan oleh petugas.
"Sales-sales itu ya sok nganyelke. Kadang barang toko ini laris tapi di toko sebelah kurang laku barang disebelah diambil dan titipkan sini," keluh dia. (ves/wa/dam) Editor : Damianus Bram