Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ganjar Gandeng Pemkab Gowa Teken Kerja Sama Program Desa Inklusif

Syahaamah Fikria • Minggu, 8 Mei 2022 | 01:05 WIB
Ganjar Pranowo sebagai ketua Kagama bersama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menandatangani kerja sama program Desa Inklusif.
Ganjar Pranowo sebagai ketua Kagama bersama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menandatangani kerja sama program Desa Inklusif.
GOWA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang berada di Sulawesi sejak kemarin (6/5), juga berkunjung ke Kabupaten Gowa, hari ini (7/5). Kedatangan Ganjar adalah untuk menjalin kerja sama dengan Pemkab Gowa terkait penerapan program desa inklusif.

Program desa inklusif merupakan program pengembangan desa yang digarap Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama). Program itu bertujuan membuat tatanan masyarakat yang mengakui, menghormati, memenuhi, melindungi hak-hak seluruh masyarakat termasuk mereka masyarakat rentan dan marginal.

Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dilakukan oleh Ganjar selaku ketua Kagama dengan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. Selain itu, sejumlah kepala desa juga hadir dalam acara yang dihelat di salah satu BUMDes Desa Jenetallasa itu.

"Saya kira ada banyak program yang bisa dikerjasamakan. Salah satunya hari ini, bagaimana mewujudkan desa inklusif. Kagama mendampingi pembangunan desa inklusif ini, dengan harapan apa yang menjadi kehendak masyarakat bisa ditampung sebagai cara untuk maju dan sejahtera bersama," kata Ganjar.

Ganjar senang karena Bupati Gowa dan kepala desa sangat terbuka menerima program itu. Mereka berkeyakinan, semua program kerja sama yang bertujuan menyejahterakan masyarakat pasti didukung.

Selain desa inklusif, mereka juga sempat membahas soal kerja sama desa kembar atau sister village. Serta potensi kerja sama di sektor wisata, BUMDes, teknologi informasi desa dan lainnya.

"Saya tawarkan sektor-sektor yang bisa dikerjasamakan. Kita bisa belajar bersama, dan ternyata mereka antusias," ucap Ganjar.

Sementara itu, Bupati Gowa Adnan mengatakan, pihaknya menyambut baik program kerja sama desa inklusif Kagama. Menurutnya, program itu sangat bagus sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami tentu menyambut baik program ini. Karena dalam pembangunan, kita mengenal teori pentahelix, salah satunya dengan perguruan tinggi dan para alumninya seperti Kagama ini. Sehingga kami membuka diri kepada siapa pun yang ingin kerja sama untuk menjadikan Gowa lebih baik dan masyarakat sejahtera," kata Adnan.

Adnan juga mengapresiasi langkah Ganjar yang ingin menjalin kerja sama sister village antara Gowa dengan Jateng.

"Desa kembar tentu kami sambut baik. Kami akan segera studi banding ke Jawa Tengah dan mengajak kawan-kawan kepala desa belajar dari sana," papar Adnan. (bay/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#kagama #kabupaten gowa #desa inklusif #pemkab gowa #ganjar pranowo