"Kami sudah mempersiapkan diri meski waktunya sangat pendek untuk persiapan. Namun, kini sudah mencapai sekitar 85 persen persiapan menyambut kedatangan para calon jamaah haji di asrama Donohudan pada 3 Juni mendatang," kata Kepala Unit Pengelolaan Asrama Haji Donohudan Bambang Sumanto, Senin (23/5).
Setelah selama dua tahun tidak digunakan untuk melayani jamaah haji karena pandemi Covid-19, Asrama Haji Donohudan akhirnya kembali dibuka untuk melayani jamaah haji.
Menurut Bambang, tahun ini sebanyak 15.477 calon jamaah haji asal Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang terbagi dalam 43 kelompok terbang (kloter) akan menggunakan layanan Asrama Haji Donohudan.
Dia memastikan Asrama Haji Donohudan siap digunakan sebelum calon haji dalam kloter pertama dijadwalkan masuk ke asrama pada 3 Juni 2022.
"Para calon haji kloter pertama ini rencana datang masuk ke Asrama Haji Donohudan pada 3 Juni pukul 08.00 WIB. Mereka akan diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo di Boyolali menuju Tanah Suci pada 4 Juni," papar dia.
Bambang menjelaskan, pengelola Asrama Haji Donohudan menyiapkan Gedung Mekah yang terdiri atas tiga lantai sebagai tempat singgah calon jamaah haji sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi.
"Gedung Mekah ada tiga lantai dan setiap lantai ada sebanyak 380 tempat tidur," katanya.
"Gedung Madinah lantai satu masih digunakan untuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC). Namun, untuk lantai dua dan tiga dapat digunakan untuk cadangan," imbuh dia.
Pengelola Asrama Haji Donohudan sudah menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan yang akan digunakan oleh jamaah dan petugas haji. Pengelola asrama juga akan berupaya memastikan jamaah haji menerapkan protokol kesehatan selama berada di asrama.
Jamaah haji yang diberangkatkan melalui Embarkasi Surakarta pada 2022 lebih sedikit dibandingkan pada 2019. Sebab, kuota haji yang diperoleh Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Arab Saudi juga lebih sedikit.
Pada 2019, diberangkatkan melalui Embarkasi Solo sebanyak 34.940 orang dalam 97 kloter. Sementara pada 2022 ini, Pemerintah Indonesia mendapatkan kuota total 100.051 orang untuk berhaji atau sekitar separo dari kuota haji 2019. (Antara) Editor : Syahaamah Fikria