Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kantor Kejaksaan Bern-Mitteland dalam Bahasa Jerman, yang dimuat di laman Kepolisian Bagian Canton Bern, Swiss pada Kamis (9/6), dinyatakan bahwa mereka menemukan jasad tak bernyawa pada Rabu pagi (6/6) di bendungan Engehalde, Bern.
Dari pemeriksaan forensik yang dilakukan, ditemukan bahwa korban tewas adalah warga negara Indonesia (WNI) yang hilang di Aare sejak Kamis (26/6). "Pria berusia 22 tahun itu berenang di sungai dan mengalami keadaan darurat. Dia tenggelam akibat kecelakaan tersebut," tulis pernyataan tersebut.
Polisi setempat dan polisi maritim menemukannya pada Rabu (8/6) pagi pukul 06.50 waktu setempat. Kemudian, saat diangkat ke daratan, dipastikan jasad yang ditemukan tersebut sudah tidak bernyawa.
Sejak Eril hilang, tindakan pencarian intensif telah dilakukan oleh berbagai pihak di Bern. Tim layanan darurat pencarian orang hilang dari darat dan air dikerahkan menggunakan berbagai sarana. Antara lain, drone, perahu, penyelam, dan anjing polisi juga digunakan.
"Semua penyelidikan sekarang selesai," tambah pernyataan tersebut.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun dikabarkan telah mengambil cuti selama sepuluh hari dan berangkat ke Swiss. Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan KBRI Bern, Pemprov Jawa Barat, maupaun dari pihak keluarga Ridwan Kamil. (JPG/ria) Editor : Syahaamah Fikria