Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ganjar Resmikan SMAN Tawangmangu, Impian Bisa Bersekolah Negeri Kini Terwujud

Syahaamah Fikria • Rabu, 15 Juni 2022 | 19:36 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo duduk di salah satu ruang kelas SMAN Tawangmangu, yang diresmikan hari ini (15/6).
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo duduk di salah satu ruang kelas SMAN Tawangmangu, yang diresmikan hari ini (15/6).
KARANGANYAR - Hari ini (15/6), menjadi momen bersejarah bagi dunia pendidikan di Tawangmangu, Karanganyar. Kecamatan Tawangmangu kini memiliki SMA negeri, setelah penantian sangat panjang.

Peresmian SMAN Tawangmangu sebagai sekolah negeri pertama di kaki Gunung Lawu itu dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (15/6). Tak hanya peresmian, hari itu juga langsung dibuka pendaftaran peserta didik baru.

SMAN Tawangmangu akan menampung sebanyak 108 siswa, yang sekaligus menjadi siswa pertama.

"Alhamdulillah seneng rasanya sudah ada sekolah dekat rumah. Jadi biayanya ndak keluar banyak-banyak untuk ke sekolah," kata Hellen,15, salah satu siswa yang mendaftar sekolah di SMAN Tawangmangu.

Jika diterima, Hellen adalah siswa pertama yang sekolah di tempat itu. Ia merasakan senang sekaligus bangga, karena impiannya bisa bersekolah di sekolah negeri akhirnya tercapai.

Hellen bercerita, dulu untuk bisa bersekolah negeri siswa-siswa dari Tawangmangu harus mendaftar ke SMAN luar kecamatan. Namun karena tidak masuk zonasi, mereka pun jarang diterima di sekolah luar kecamatan tersebut.

"Dulu itu susah nyari sekolah negeri. Jauh, adanya di Karangpandan. Di sini pun tidak masuk zonasi, jadi jarang diterima. Dulu kakak-kakak saya ya kebanyakan sekolahnya swasta, kan biayanya cukup mahal," terangnya.

Tak hanya siswa, kebahagiaan atas adanya SMAN Tawangmangu juga dirasakan oleh orang tua. Mereka kini tak kebingungan lagi mencarikan sekolah SMA untuk anaknya.

"Alhamdulillah, jadi anak-anak bisa belajar lebih dekat. Selain ngirit biaya, keselamatan anak-anak juga terjamin," kata Hartini, 52, orang tua siswa.

Hartini mengungkapkan, selama ini anak-anak Tawangmangu harus ke Karangpandan jika ingin melanjutkan sekolah negeri. Itu pun tidak semua diterima, karena daerah Tawangmangu tidak masuk zonasi.

"Jadi susah keterimanya di negeri. Kalau di sini, sudah pasti diterima karena dekat sekali dengan rumah," terangnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, sejak dulu warga di sekitar Tawangmangu kesulitan mencari sekolah SMA negeri. Sebab di lokasi itu, tidak ada sekolah negeri. Anak-anak asal Tawangmangu pun tidak bisa mengakses sekolah negeri yang ada di Karangpandan karena terhambat zonasi.

"Maka kita hari ini senang, bisa meresmikan SMAN Tawangmangu ini. Mudah-mudahan sekolah ini nanti akan melahirkan anak-anak hebat dan berintegritas," ucapnya.

Selain di Tawangmangu, Ganjar juga sedang mengebut pembangunan SMA negeri di daerah-daerah lain di Jawa Tengah. Dalam waktu dekat, SMA negeri di salah satu daerah di Banyumas akan dibangun.

"Ada di Banyumas. Ada juga di beberapa daerah yang memang tidak memiliki SMA negeri akan segera kita bangun," tandas Ganjar. (bay/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#tawangmangu #SMAN Tawangmangu #ppdb #ganjar pranowo #sekolah negeri #sekolah negeri pertama