"Dari keterangan pihak kampus, pukul 07.00, ruangan sempat digunakan untuk rapat secara daring. Kemudian sekitar pukul 07.30 rapat selesai, dan pukul 08.00 terjadi kebakaran. Kejadian ini kali pertama diketahui oleh dekan," kata Kapolsek Jebres Kompol Suhermono kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (7/7).
Suharmono mengatakan, butuh waktu 30 menit untuk memadamkan api dengan mengerahkan tujuh armada damkar. Diduga kejadian ini karena dipicu korsleting listrik. Lalu merembet ke karpet dan merambah ke furniture di ruangan itu.
"Tadi pukul 07.00 ada rapat briefing, terus selesai pukul 07.45. Kemudian kembali ke ruang masing-masing. Terus saya lihat ke arah ruangan ada asap, saya teriak lalu semua keluar dari ruangan," papar Mariyana
Rektor UNS Jamal Wiwoho mengatakan, untuk sementara belum diketahui berapa total kerugian. Api membakar fasilitas di dalam gedung tersebut. Seperti kursi, meja, AC, plafon, dan karpet. Kebakaran ini berimbas ditundanya ujian pendidikan profesi guru (PPG) sesi 1. Total, ada sebanyak 400 peserta dan 57 pengawas yang melaksanakan ujian selama daring.
Jamal mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) terkait penundaan ujian PPG atas musibah ini.
"Sesi 1 itu ditunda, dan sesi 2 tetap dilaksanakan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan dirjen GTK untuk menunda sementara," bebernya.
Jamal menambahkan, akan memindahkan ruang pengawas pelaksanaan ujian PPG dari sebelumnya menggunakan Gedung A FKIP UNS ke ruang TIK. (atn/bun/dam)
Detik-Detik Kebakaran Ruang Sidang 1 FKIP UNS
- Pukul 07.00, ada rapat briefing di ruang sidang 1
- Pukul 07.45, peserta rapat keluar ruangan
- Pukul 08.00, muncul asap diserta api dari dalam ruangan
- Pukul 08.30, api berhasil dipadamkan petugas damkar