Kini kesembilan jenazah itu sudah berada di RSUD Drajat Prawiranegara, Serang, Banten. "Kita tinggal menunggu anggota keluarga. Kami berharap semua keluarga ada dan bisa dibawa ke kampung halaman," kata petugas humas RSUD Drajat Prawiranegara Serang, Dr Anam.
Berdasarkan informasi, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, di mana kendaraan odong-odong yang dikemudikan Juli berjalan dari arah barat ke timur. Saat melintas di lintasan KA tanpa palang pintu, tiba-tiba muncul kereta penumpang yang dari arah Merak tujuan Rangkasbitung, sehingga kecelakaan mematikan pun terjadi.
Kendaraan odong-odong terpental sejauh sekitar 10 meter yang mengakibatkan para penumpangnya terlempar. Saat ini, Polres Kabupaten Serang tengah melakukan penyelidikan kasus tabrakan maut.
"Kami berharap hari ini semua jenazah bisa dibawa pulang ke rumah untuk dimakamkan," kata Ketua RT Kampung Cibetik, Kecamatan Walantaka, Kota Serang Mansur saat ditemui di depan RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Serang, Selasa.
Sebanyak sembilan korban meninggal dunia itu antara lain Saptiyah, 51; Sawiyah, 71; Saptanis, 42; Kadilah, 38. Kemudian Sunenah, 55; Yanti, 22; Azzizatul Atiah, 2; Ismawati, 8; dan Amanda, 2.
Kabid Pelayan RSUD dr Drajat Prawiranegara Efrizal mengatakan, korban meninggal dunia yang berada di ruang jenazah sudah teridentifikasi oleh pihak rumah sakit.
"Semua jenazah sudah teridentifikasi nama-namanya berikut alamat," katanya. (Antara)