Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Tabrakan Odong-Odong dengan Kereta Api, Berikut Identitas 9 Korban Meninggal

Syahaamah Fikria • Rabu, 27 Juli 2022 | 00:35 WIB
Keluarga korban tabrakan odong-odong dengan Kereta Api ( KA) di lintasan tanpa palang pintu di Desa Selibu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang berdatangan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara, Kota Serang. (ANTARA)
Keluarga korban tabrakan odong-odong dengan Kereta Api ( KA) di lintasan tanpa palang pintu di Desa Selibu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang berdatangan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara, Kota Serang. (ANTARA)
RADARSOLO.ID - Sembilan penumpang odong-odong tewas dalam kecelakaan tabrakan odong-odong dengan kereta api di lintasan Kampung dan Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Selasa (26/7).

Kini kesembilan jenazah itu sudah berada di RSUD Drajat Prawiranegara, Serang, Banten. "Kita tinggal menunggu anggota keluarga. Kami berharap semua keluarga ada dan bisa dibawa ke kampung halaman," kata petugas humas RSUD Drajat Prawiranegara Serang, Dr Anam.


Sembilan korban tewas itu rinciannya yakni enam dewasa dan tiga anak-anak. Rata-rata korban meninggal terkena benturan keras akibat tertabrak KA jurusan Rangkasbitung-Merak.

Berdasarkan informasi, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, di mana kendaraan odong-odong yang dikemudikan Juli berjalan dari arah barat ke timur. Saat melintas di lintasan KA tanpa palang pintu, tiba-tiba muncul kereta penumpang yang dari arah Merak tujuan Rangkasbitung, sehingga kecelakaan mematikan pun terjadi.

Kendaraan odong-odong terpental sejauh sekitar 10 meter yang mengakibatkan para penumpangnya terlempar. Saat ini, Polres Kabupaten Serang tengah melakukan penyelidikan kasus tabrakan maut.



Sementara itu, keluarga korban mulai mendatangi RSUD dr Drajat Prawiranegara, Kota Serang.

"Kami berharap hari ini semua jenazah bisa dibawa pulang ke rumah untuk dimakamkan," kata Ketua RT Kampung Cibetik, Kecamatan Walantaka, Kota Serang Mansur saat ditemui di depan RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Serang, Selasa.


Sebanyak sembilan korban meninggal dunia itu antara lain Saptiyah, 51; Sawiyah, 71; Saptanis, 42; Kadilah, 38. Kemudian Sunenah, 55; Yanti, 22; Azzizatul Atiah, 2; Ismawati, 8; dan Amanda, 2.
Peristiwa kecelakaan odong-odong tertabrak KA semua warga RT Kampung Cibetik, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Saat ini, keluarga korban dalam kondisi berduka. Semua yang datang ke RSUD Dr Drajat Prawiranegara mengeluarkan isak tangis. Selain itu, keluarga korban juga menggelar tahlil di kamar jenazah untuk mendoakan almarhum.

"Kami berharap proses pengambilan jenazah berjalan lancar," ungkap dia.


Kabid Pelayan RSUD dr Drajat Prawiranegara Efrizal mengatakan, korban meninggal dunia yang berada di ruang jenazah sudah teridentifikasi oleh pihak rumah sakit.


"Semua jenazah sudah teridentifikasi nama-namanya berikut alamat," katanya. (Antara)

Editor : Syahaamah Fikria
#kecelakaan #kecelakaan di serang #tabrakan odong-odong dengan kereta api #tabrakan