Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Rudy Dapat Sanksi DPP PDIP: Saya Maunya untuk Kepentingan Bangsa, Bukan Kepentingan Ganjar

Syahaamah Fikria • Kamis, 27 Oktober 2022 | 18:45 WIB
Ketua DPC PDIP Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo. (RIJAL R.H/RADAR SOLO)
Ketua DPC PDIP Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo. (RIJAL R.H/RADAR SOLO)

RADARSOLO.ID - Ketua DPC PDIP Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo dapat sanksi keras dan terakhir dari Dewan Kehormatan DPP PDIP karena pengakuan dukungannya kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk maju di Pilpres 2024. Ya, Rudy memang kerap memiliki sikap berbeda dengan DPP PDIP.


Sebelumnya, saat pemilihan wali kota  (Pilwakot) Solo dua tahun lalu, Rudy juga mendukung calon yang berbeda dengan yang akhirnya direkomendasikan DPP PDIP.


Kala itu, DPC PDIP Solo mengusulkan duet Achmad Purnomo-Teguh Prakosa sebagai calon wali kota-calon wakil wali kota. Namun, pada akhirnya rekomendasi yang keluar dari DPP adalah Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. Gibran merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Meski awalnya berseberangan, Rudy menegaskan selalu mematuhi instruksi DPP. “Saya all-out, tegak lurus untuk pemenangan. Kecuali saya mbalelo, rekomendasi Mas Gibran sama Pak Teguh, saya tidak menjalankan perintahnya,” kata Rudy kepada Jawa Pos Radar Solo.

Buktinya, lanjut pria yang dua periode memimpin Solo itu, perolehan suara Gibran-Teguh tinggi. Keduanya meraih 86,5 persen suara. Di sisi lain, pasangan lawan, Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo, hanya meraup 13,5 persen.

"Saya jalankan toh (instruksi DPP), perolehan suaranya (Gibran-Teguh) tinggi. Kecuali perolehan (suara) Mas Gibran kemarin di bawah 60 persen, berarti Rudy tidak mengindahkan perintah ketua umum,” ucap mantan Wali Kota Solo tersebut

Karena itu, Rudy mengaku santai saja memenuhi panggilan DPP kemarin (26/10). Dia hadir untuk dimintai klarifikasi terkait dukungannya kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang ingin menjadi calon presiden.

’’Persiapannya hanya (pakai) baju merah lambang PDIP sama celana hitam. Kui tok wae (Itu saja cukup),’’ ujar Rudy.

Rudy mengibaratkan dirinya pion catur yang memiliki sifat idealis dan tidak neko-neko. ’

"Saya punya prinsip yang benar, fundamental. Saya kan maunya untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan Ganjar. Juga, bukan untuk pribadi saya sendiri,’’ tuturnya.

Rudy menambahkan, dukungan agar Ganjar maju sebagai capres tidak datang dari dia saja, namun banyak orang dan komunitas yang menyampaikan dukungan serupa lewat dirinya.

Harapannya, bisa diteruskan ke DPP PDIP. Bahkan, komunitas dari luar Jawa jauh-jauh datang ke rumahnya untuk menyampaikan dukungan yang sama. (atn/jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#pilpres 2024 #dpp pdip #ketua dpc pdip solo #ganjar pranowo #sanksi #f.x. hadi rudyatmo #dukungan