“Kita temukan mantra-mantra yang tertulis di kain rumah korban,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Sabtu (3/12), seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).
Kombes Hengki tak merinci isi atau bunyi mantra-mantra yang menempel di kain di rumah para korban. Hanya saja, Kombes Hengki menduga mantra itulah yang menjadi penyebab para korban mengakhiri hidupnya.
“Ini masih diselidiki ya isi mantra,” ujarnya.
Selain itu, kabarnya mantra tersebut berhubungan dengan kepercayaan satu keluarga yang tewas di Kalideres. Namun, pihak kepolisian belum memastikan apakah mantra itu berhubungan dengan tradisi keluarga besar atau tidak.
Dari informasi yang diperoleh, gulungan mantra yang ditemukan di kediaman korban juga hampir dimiliki oleh warga lain di perumahan korban tersebut. Sebab mantra ini juga dipercaya sebagai penangkal bala. Hal ini merupakan kepercayaan turun-temurun dari adat Tiongkok. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria