Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Uang Wali Kota Blitar yang Dirampok Rencananya untuk Bayar Utang Kampanye

Syahaamah Fikria • Rabu, 14 Desember 2022 | 00:36 WIB
Wali Kota Blitar Santoso jadi korban perampokan di rumah dinasnya, Senin (12/12). (Dok JawaPos)
Wali Kota Blitar Santoso jadi korban perampokan di rumah dinasnya, Senin (12/12). (Dok JawaPos)
RADARSOLO.ID - Wali Kota Blitar Santoso mengungkapkan, uang senilai ratusan juta yang dirampok oleh komplotan pencuri bersenjata pada Senin (12/12) pagi, sedianya akan dia gunakan untuk membayar utang.

Saat perampokan terjadi, uang tersebut berada di dalam tas. Kemudian tas itu diletakkan dalam lemari. Dia mengaku bahwa uang tersebut merupakan uang pribadi.

”Betul (sekitar Rp 400 juta),” tutur Santoso, Selasa (13/12).

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku, uang tersebut dikumpulkannya dari honor membuka kegiatan-kegiatan pemerintahan. ”Jujur saja ya saya ini kan pada waktu kampanye masih punya tanggungan yang harus saya selesaikan,” ujar Santoso dilansir Jawapos.com.

Utang yang akan dibayar merupakan utang sebagai modal kampanye saat pemilihan wali kota dulu. ”Nah rencana saya sehabis akhir tahun saya mulai mencicil utang saya. Saya kan harus mengumpulkan dari hasil honor-honor kalau saya membuka kegiatan dan sebagainya, itu akhirnya kedahuluan (dirampok,Red),” papar Santoso.

Ditanya soal peruntukan utang itu, Santoso bungkam.  ”Utangnya nggak perlu saya jelaskan,” tegas Santoso.

Santoso juga membenarkan kabar bahwa perhiasan istrinya juga raib dibawa pelaku. Bukan hanya perhiasan yang sedang disimpan, namun juga yang sedang dikenakan istrinya.

”Termasuk sedikit perhiasan yang dimiliki istri saya. Jadi kalung yang dipakai sehabis salat itu dilepas, terus gelang cincin itu ada beberapa yang dibawa,” papar Santoso. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#utang #perampokan #wali kota blitar #pencurian #uang wali kota blitar #utang kampanye