Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Disdukcapil Boyolali Jemput Bola Rekam KTP Digital

Damianus Bram • Jumat, 16 Desember 2022 | 02:02 WIB
TEROBOSAN: Perekaman KTP digital anggota DPRD Boyolali, Kamis (15/12). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
TEROBOSAN: Perekaman KTP digital anggota DPRD Boyolali, Kamis (15/12). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Boyolali menggencarkan rekam KTP digital. Sampai akhir tahun ini, baru 700 ribu warga Boyolali yang memiliki KTP digital. Ditargetkan, pada 2023 mendatang sudah 25 persen warga Kota Susu memiliki KTP digital.

Sekretaris Disdukcapil Boyolali Agus Supriyadi menjelaskan, saat ini perekaman KTP digital masih menyasar pejabat, aparatur sipil Negara (ASN), dan DPRD. Namun, akan diperluas dan menyasar masyarakat.

”Saat ini pemilik KTP digital di Boyolali baru sekira 700 ribu orang. Tidak menutup kemungkinan warga biasa juga dilayani. Yang utama memiliki ponsel android dan ada jaringan internet,” terangnya.

Meski angka perekam KTP digital belum banyak, namun pemkab menargetkan pada 2023 bisa mencapai 25 persen dari total warga Boyolali atau 250 ribu orang. Dia menjelaskan, KTP digital dinilai lebih efektif dan ekonomis. Karena negara bisa menghemat anggaran hingga Rp 50 miliar sampai Rp 100 miliar per tahun. Lantaran mengurangi penggunaan blangko KTP.

Sehingga, anggaran yang dialokasikan untuk blangko KTP baik baru maupun pengganti yang hilang bisa diminimalisasi. KTP digital dinilai lebih praktis. Karena perekaman data diri bisa diakses secara daring.

”Lebih praktis. Kalau ada kepentingan, tinggal buka ponsel saja untuk memperlihatkan kepemilikan KTP-nya. Semisal di bandara, tak perlu buka dompet untuk mengambil KTP elektronik. Cukup buka ponsel saja,” imbuhnya.

Agus menambahkan, KTP digital sudah terekam di aplikasi kependudukan. Sehingga kalaupun terjadi kehilangan ponsel, tidak perlu khawatir. KTP digital tetap bisa diakses melalui aplikasi tersebut. Kemudian, merubah identitas kependudukan juga bisa dilakukan mandiri. Misalnya, dari status belum menikah menjadi menikah dan lainnya.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Boyolali Agung Supardi mendukung perekaman KTP digital. Dia berharap kepemilikan KTP digital bisa segera diperluas. Karena memudahkan masyarakat dan cenderung lebih aman. Masyarakat tak perlu khawatir jika KTP-nya hilang. Selain itu, masyarakat terbantu karena bisa mengubah sendiri identitas kependudukan semisal ada perubahan.

”Memang kendalanya kan masih banyak msyarakat yang gaptek dan belum semua memiliki ponsel android. Tapi semoga bisa diperluas lagi, karena memang lebih praktis,” katanya. (rgl/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Rekam KTP Digital #Disdukcapil Boyolali #Fraksi PDIP DPRD Boyolali #Jemput Bola Rekam KTP #KTP Digital