Sejak pagi-pagi benar, Ganjar telah siap sisi jalan Titik Nol Kilometer Jogja. Mengenakan kaos bertulis UGM Ultra 73K Charity Run, dia melakukan pemanasan.
Rupanya, Ganjar akan memapak sang istri, Siti Atikoh yang telah start mulai pukul 01.00 WIB start dari KM 36,5. Ganjar yang memapak pun ikut lari sekitar 9 kilometer bersama menuju finish di kompleks Kampus UGM.
Event lari memperingati HUT ke-73 UGM ini bertujuan untuk mengumpulkan donasi. Donasi tersebut akan disalurkan kepada mahasiswa berprestasi dari kelurga kurang mampu agar dapat mendukung perkuliaan di kampus UGM.
"Jadi di antara mereka nanti akan dibantu dengan yang mau menyumbang. Mudah-mudahan banyak donatur yang akan menyumbang," kata Ganjar di garis finish.
Lebih lanjut, Ganjar yang juga menjabat Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) itu mengatakan, Kagama memang kerap melakukan aksi sosial yang dikemas dengan event olahraga.
Tak hanya untuk membantu mahasiswa tidak mampu, para alumni UGM ini juga sering menggalang donasi untuk berbagai kegiatan sosial. Salah satunya untuk pemulihan bencana alam.
Sementara itu, Siti Atikoh yang memang hobi lari merasa senang bisa membantu ikut terlibat dalam event ini. Bahkan dari kegiatan tersebut sekaligus bisa membantu mahasiswa yang membutuhkan.
Diakui Atikoh, rute lari kali ini cukup mengasyikkan. Dia pun bisa menikmati suasana Jogja di malam hingga dini hari yang syahdu.
"Rutenya asyik. Kalau saya ikut start yang dari KM 36,5 jadi mulai jam 1 malam. Kondisinya Jogja jam 1 ramai jadi asik, dan tiap 12,5 berhenti ada WS (water station) dan salat di pertengahan jalan," katanya.
Atikoh berharap, semakin banyak kepedulian terhadap kawan-kawan mahasiswa dan pendidikan mereka.
"Harapannya semakin banyak orang yang tergerak, ikut olahraganya dan ikut berbagi untuk sesama. Karena filosofi kita itu berlari untuk berbagi," tandasnya. (bay/ria) Editor : Syahaamah Fikria