Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pulau Baru yang Muncul Usai Gempa Maluku Tak Berbahaya, Ini Penjelasan BMKG

Syahaamah Fikria • Kamis, 12 Januari 2023 | 19:52 WIB
Gundukan karang bercampur lumpur ke permukaan perairan Desa Teineman, Kecamatan Wuarlabobar, Kepulauan Tanimbar, Maluku, setelah gempa bumi magnitudo 7,9. Gempa tersebut terjadi Selasa (10/1) dini hari lalu. (AMBON EKSPRES)
Gundukan karang bercampur lumpur ke permukaan perairan Desa Teineman, Kecamatan Wuarlabobar, Kepulauan Tanimbar, Maluku, setelah gempa bumi magnitudo 7,9. Gempa tersebut terjadi Selasa (10/1) dini hari lalu. (AMBON EKSPRES)
RADARSOLO.ID - Pulau baru yang muncul usai gempa magnitudo 7,9 di Desa Teineman, Kepulauan Tanimbar, Maluku pada Selasa (10/1) dini hari lalu, sempat membuat masyarakat sekitar takut dan panik. Namun, BMKG menyatakan, kemunculan pulau baru setelah gempa itu merupakan fenomena alam biasa.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menyebut, fenomena alam itu dikenal dengan istilah gunung lumpur (mud volcano) yang terkadang muncul di permukaan beberapa saat pasca terjadinya gempa kuat.

Menurut Daryono, secara fisis, tekanan di dalam lapisan kulit bumi terakumulasi ketika cairan dan gas bawah tanah tidak dapat keluar akibat terjebak dalam lapisan sedimen.

’’Material lunak itu terperangkap yang kemudian dapat menjadi overpressure jika ditekan oleh gaya tektonik atau karena adanya masukan guncangan gempa kuat sebagai input motion,” katanya.

Terpisah, dosen teknik geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Salahuddin Husein mengungkapkan, dalam kerak bumi bagian teratas, ada tumpukan sedimen atau hasil dari erosi darat. Hasil erosi darat itu kemudian dibawa oleh proses erosi, diletakkan atau disedimentasikan di laut sekitar pulau-pulau.

Biasanya yang masuk ke laut itu berukuran halus atau lempung yang jarang sekali bisa menjadi batu dengan cepat. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#gempa maluku #gempa bumi #BMKG #mud volcano #pulau baru #gunung baru