“Info dari mana, tidak benar itu (menjaring lima nama bacapres),” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta , Jumat (3/2).
Dia menyatakan, nama calon presiden yang akan diusung sudah berada di kantong Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun, Hasto enggan membeberkan sosok capres yang akan diusung partai berlambang banteng moncong putih itu.
“Sudah di kantong Bu Mega,” jelas Hasto.
Lebih lanjut, Hasto mengungkapkan, pihaknya tidak akan terburu-buru mengumumkan sosok kandidat capres yang akan diusung PDIP. Saat ini, PDIP masih fokus pada menyiapkan desain pemerintahan 2024.
“Kita pemilu banyak sekali yang harus diurus, kita harus menyiapkan desain masa depan dengan belajar kekurangan masa lalu dan sekarang menyiapkan platfrom partai, visi misi capres,” ucap Hasto.
Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan kader-kader terbaik untuk bisa kembali duduk di parlemen pada 2024. Namun, PDIP tetap mendorong kembali diberlakukannya sistem pemilu proporsional tertutup.
“Kami harus menyiapkan caleg yang betul-betul baik, kalau sistem proporsional tertutup, kami mendorong kader partai yang berprestasi tapi juga dikenal dan kemudian memilih ketokohan terhadap akar rumput,” ujar Hasto.
Dia menambahkan, pihaknya menyiapkan kader yang siap untuk turun langsung ke akar rumput. Hal ini penting, agar kinerjanya dirasakan masyarakat.
“Apapun kerja elektoral yang penting adalah bagaimana partai bergerak ke bawah, memperkuat akar rumput itu,” pungkas Hasto. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria