Ganjar mengatakan, pembersihan badan jalan yang tertutup material longsor itu terkendala cuaca. Apalagi saat ini longsor susulan dengan skala kecil juga masih berlangsung.
“Sudah mulai dikerjakan, tapi karena cuaca masih cukup ekstrem tadi menunggu hujan reda. Alat berat sudah ada di sana,” ujarnya, Rabu (15/2).
Di sisi lain, kejadian longsor di Tawangmangu dan banjir bandang di Purbalingga menjadi pelajaran. Ganjar berharap, masyarakat memanfaatkan musim penghujan untuk menanam pohon.
“Memang musti hati-hati betul. Tapi saya titip kepada masyarakat lereng-lereng yang kelihatan gundul dipastikan punya potensi bencana. Mari kita rawat mari kita peduli mari kita hati-hati. Mumpung masih ada hujan kita tanam banyak-banyak,” tegas dia. (bay/ria) Editor : Syahaamah Fikria