Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Polisi Identifikasi Potongan Tubuh di TKP Ledakan Blitar, Warga: Sempat Lihat Kilatan

Syahaamah Fikria • Senin, 20 Februari 2023 | 22:38 WIB
Lokasi rumah yang meledak akibat bahan bakar petasan atau mercon di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Blitar, Sabtu (19/2). (ANTARA/ Polres Blitar Kota)
Lokasi rumah yang meledak akibat bahan bakar petasan atau mercon di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Blitar, Sabtu (19/2). (ANTARA/ Polres Blitar Kota)
RADARSOLO.ID - Polisi mengungkap identitas temuan potongan tubuh yang tersebar di sekitar lokasi ledakan di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Blitar, Minggu (19/2) malam. Peristiwa ledakan tersebut menewaskan total empat orang.

"Di dalam rumah tersebut diketahui terdapat empat orang pada saat kejadian. Satu jenazah diidentifikasi atas nama Darman, sedangkan lainnya berupa potongan anggota tubuh dan masih diidentifikasi," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Ahmad Rochan, Senin (20/2).

Saat ini, tim masih melakukan identifikasi pada temuan potongan anggota tubuh yang sudah diamankan dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Dari data, ada empat orang yang berada di rumah yang jadi lokasi peristiwa ledakan itu. Satu orang di antaranya Darman, pemilik rumah. Kemudian ada Arifin, 30, dan Deni Widodo, 26, yag merupakan anak dari Darman. Korban tewas lainnya adalah Wawa, adik ipar Arifin.

Ahmad Rochan mengatakan, ledakan di rumah Darman itu mengakibatkan kerusakan hingga radius 100 meter dari lokasi kejadian. Ledakan berasal dari bahan pembuatan petasan atau mercon yang tersimpan dalam rumah.

Selain empat korban, terdapat delapan orang warga lainnya yang mengalami luka-luka. Mayoritas mereka tergores karena tertimpa reruntuhan atap atau plafon rumah. Mereka kini sudah mendapatkan perawatan tim medis.

Ledakan itu juga mengakibatkan kerusakan bangunan. Setidaknya terdapat 15 rumah warga di sekitar lokasi kejadian rusak bagian tembok dan atapnya. Kerusakannya juga cukup parah.

Sementara itu, sejumlah warga mengatakan, kejadian ledakan itu cukup dahsyat. Salah seorang warga, Imam Syafii mengaku sempat melihat kilatan warna kuning dari luar rumah disusul suara ledakan cukup keras.

"Saya keluar rumah dan melihat rumah Pak Darman sudah hancur dan terdapat asap," kata Imam.

Juni Arifin, warga lainnya, mengatakan, Darman adalah seorang buruh tani dan marbot Masjid An Nur Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

"Kebiasaan setiap tahun menjelang puasa bersama dengan anaknya membuat mercon (petasan) untuk disulut sendiri," ujar dia.

Polisi hingga kini masih berjaga menunggu proses olah TKP. Dan menjaga warga yang tidak berkepentingan agar tak mendekat. (antara/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#ledakan di blitar #ledakan petasan #ledakan #korban ledakan