Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Ganjar Minta Perbaikan Jalan Solo-Purwodadi Dioptimalkan, Lebaran sudah Mulus

Syahaamah Fikria • Selasa, 14 Maret 2023 | 01:02 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat di SMKN 2 Wonogiri, Kamis (26/1). (IWAN ADI L/RADAR SOLO)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat di SMKN 2 Wonogiri, Kamis (26/1). (IWAN ADI L/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta perbaikan ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Sragen dioptimalkan jelang Ramadan dan Idul Fitri 1444 H. Ganjar juga menyoroti penanganan truk over dimensi dan over load (ODOL) yang selama ini jadi salah satu pemicu jalan rusak.

Perbaikan ruas jalan provinsi di Sragen dilakukan sepanjang 5 Kilometer. Menggunakan dana dari Inpres Jalan Daerah dengan nilai total Rp 49 miliar.

Ganjar cek langsung perbaikan jalan di Sragen, Senin (13/3). Ada tiga titik di sepanjang Jalan Raya Solo-Purwodadi tersebut. Di titik pertama, petugas dari Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya sedang melakukan perbaikan sementara dengan menutup badan jalan yang berlubang.

“Ini yang ngatur mana? Biar nggak macet. Jangan lupa difoto untuk disampaikan ke masyarakat,” kata Ganjar kepada petugas di lokasi.

Kehadiran Ganjar pun menyita perhatian warga. Tak hanya menyapa, beberapa pengguna jalan juga menyampaikan langsung keluhan jalan rusak dan langsung ditanggapi Ganjar.

“Pak, di sana itu juga rusaknya lebih parah,” kata seorang pengendara motor.

“Ini sudah diperbaiki, nanti yang di depan juga. Tadi melewati yang sudah bagus, mbok disampaikan juga jangan yang rusak tok,” jawab Ganjar.

Di titik kedua tepatnya di depan Polsek Kalijambe, Ganjar didampingi Kepala Dinas PU, Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah AR Hanung Triyono. Hanung menyampaikan metode perbaikan di ruas jalan itu.

“Ini nanti dileveling kelas A. Jadi kita tambah satu lapis gitu, Pak,” kata Hanung pada Ganjar.

Gubernur Jateng dua periode itu berharap perbaikan jalan dilakukan dengan optimal. Khususnya selama satu bulan ke depan. Sehingga saat momen Lebaran mendatang masyarakat bisa melintasi jalan tersebut dengan nyaman dan aman.

“Sebulan dioptimalkan tapi sampai dengan Lebaran kami hitung kekuatannya di situ. (Lebaran) Akan aman gitu ya,” ucap Ganjar.

Titik ketiga, Ganjar cek ruas jalan yang sama tepatnya di Kecamatan Sumberlawang setelah Pasar Sumberlawang. Di sana, perbaikan dengan betonisasi tinggal menyisakan satu lajur saja yang betul dibeton.

“Itu nanti yang di depan pasar (Sumberlawang) tolong diprioritaskan. Karena banyak aktivitas di sana juga,” ucap Ganjar kepada kepala dinas.

Di sisi lain, Ganjar soroti truk ODOL yang jadi  penyebab kerusakan jalan antara lain karena truk Over Dimensi dan Over Load (ODOL) yang melintas.

“Hampir semua angkutan yang lewat sini ODOL semuanya. Maka saya akan minta untuk dilakukan pengecekan random dengan membuat jembatan timbang portable untuk kita cek di sini,” ucapnya.

Ditegaskan Ganjar, upaya ini perlu kerja sama berbagai pihak. “Maka kami minta tolong dari kepolisian, Kementerian Perhubungan juga agar ODOL-nya juga kita selesaikan,” imbuh Ganjar.

Dia menyebut, truk dengan muatan lebih harus diperhatikan. Misalnya as roda truk yang mendukung, sehingga bisa menahan beban muatan.

“Tapi kalau diberat-beratkan terus kemudian dia membuat dimensi yang lebih lebar terus kemudian load-nya ditambah sendiri, ya jalannya rusak,” tegasnya.

Selain dukungan dari Kementerian Perhubungan dan kepolisian untuk penindakan, Ganjar juga meminta dukungan masyarakat untuk memperhatikan hal tersebut.

“Itu kapasitas truk yang sekitar 5 ton itu ngangkutnya 12 ton, jadi sudah melebihi dan pasti merusak. Ya merusak truknya ya merusak jalannya. Jadi kita butuh dukungan masyarakat, kalau tidak nanti ya cepat rusak,” tegas dia. (bay/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#perbaikan jalan #Truk ODOL #jalan rusak #ganjar pranowo #Jalan Provinsi #jalan solo-purwodadi