Ganjar meminta kepala daerah berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam penyiapan dan antisipasi berbagai potensi yang mungkin terjadi selama momen mudik Lebaran.
"Pasar tumpah dan tempat-tempat yang menjadi kerumunan, event, kami minta untuk daerah menjaganya dengan baik. Pemkab dan pemkot kami minta kerahkan Satpol PP-nya untuk bisa mengajak kelompok masyarakat bersama-sama menjaga, itu penting," kata Ganjar, Rabu (12/4).
Jateng perlu benar-benar serius melakukan persiapan jelang mudik Lebaran. Apalagi, Jateng jadi salah satu daerah utama para pemudik tahun ini. Selain itu, jalur di Jateng juga menjadi persinggahan bagi pemudik yang sedang menuju kampung halaman di luar provinsi.
"Jawa Tengah kira-kira akan menjadi destinasi mudik dengan jumlah pemudik tertinggi, terbanyak, sehingga kami betul-betul menyiapkan," katanya.
Sejauh ini, perbaikan jalan di tingkat kabupaten/kota terus dikebut. Sedangkan untuk jalan tingkat provinsi, sejauh ini sudah terus dilakukan perbaikan secara bertahap.
"Saya sebagai kepala daerah mencoba merespons sinergitas kami dengan kepolisian dan TNI. Di mana saya mintakan, untuk perbaikan jalan. Jalan ini menjadi penting, karena kemarin komplain jalan rusaknya cukup banyak," ungkapnya.
Selain perbaikan jalan, Ganjar mengimbau agar beberapa gedung yang ada di jalur mudik disiapkan menjadi rest area darurat. Hal itu untuk mengantisipasi seandainya rest area yang telah tersedia tidak cukup menampung pemudik.
"Ini kami siapkan gedung-gedung di sepanjang jalan, seandainya diperlukan untuk rest area darurat," ujarnya.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya menerjunkan 21.147 personel untuk pengamanan mudik Lebaran tahun ini. Jumlah itu terdiri atas 13.863 personel polisi jajaran Polda Jateng, 1.222 personel TNI, dan 6.062 personel dari instansi terkait. Operasi dimulai 18 April.
"Personel disebar di 253 Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu di Jawa Tengah. Semua jalur di Jawa Tengah sudah siap untuk menyelenggarakan mudik tahun ini," tandas Kapolda. (bay/ria) Editor : Syahaamah Fikria