Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).
"Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 88,9 persen jika dibandingkan lalin normal dengan total 258.360 kendaraan. Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2022, total volume lalin ini meningkat 17,0 persen dengan total 416.961 kendaraan," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Lisye Octaviana, Rabu (26/4).
Sementara itu, jika dibandingkan dengan prediksi volume lalin Lebaran 2023 pada periode yang sama, total volume lalin tersebut lebih rendah sebesar 8,7 persen dengan total 534.317 kendaraan. Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 290.755 kendaraan atau 59,6 persen dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung), 104.917 kendaraan atau 21,5 persen dari arah barat (Merak), dan 92.314 kendaraan 18,9 persen dari arah selatan (Puncak).
Rinciannya, dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek tercatat jumlah 171.101 kendaraan atau meningkat 217,4 dari lalin normal. Sementara, lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, berjumlah 119.654 kendaraan, meningkat sebesar 110,5 persen dari lalin normal.
"Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 290.755 kendaraan, meningkat 162,5 persen dari lalin normal," jelas Lisye.
Selanjutnya dari arah Merak, lalu lintas kembali ke Jabotabek melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 104.917 kendaraan atau meningkat sebesar 17,3 persen dari lalin normal. Lalu, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 92.314 kendaraan atau meningkat sebesar 58,7 persen dari lalin normal.
Lisye menyebut, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek tersebut baru mencapai 30,45 persen dari prediksi arus balik sebesar 1,6 juta kendaraan pada periode H+1 sampai H+7 Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari perjalanan di waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik tahap kedua yang jatuh pada Minggu-Senin (30/4-1/5), guna menghindari penumpukan kendaraan.
"Jasa Marga turut mengimbau pengguna jalan untuk kembali ke Jabotabek pada hari Rabu-Jumat, 26-28 April untuk perjalanan yang lebih nyaman, sekaligus dapat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 20 persen," papar dia. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria