Hal itu menuai reaksi besar lantaran latar belakang dirinya yang menjadi salah satu orang kunci dalam aksi mahasiswa besar-besaran pada 2020 lalu. Saat itu dirinya bersama ribuan mahasiswa lainnya menyerukan Dewan Pengkhianat Rakyat terhadap DPR lantaran mengesahkan Rancangan UU Omnibus Law Cipta Kerja.
Namun begitu, dalam unggahan di Instagram pribadinya, Manik menyatakan bahwa meski memutuskan untuk nyaleg, ia mengklaim bahwa idealisme yang dibawanya tetap sama.
"Ada masalah sistemik yang terjadi dan mungkin dibiarkan jauh dari pembahasan sehari-hari masyarakat," ujarnya dalam akun Instagram miliknya, @marganamahendra, dikutip JawaPos.com, Rabu (14/6/2023).
Hal itulah yang menurutnya menjadi pemicu untuk mencalonkan diri menjadi anggota legislatif di DKI Jakarta. Manik mengaku mempunyai misi agar masalah sistemik yang disebutkannya itu mesti diselesaikan dengan cara yang sistemik pula.
"Hal ini akhirnya membuat saya memutuskan bahwa kesadaran politik juga harus dibawa ke dalam meja politik praktis," tegasnya.
"Saya ingin menjawab dan meminta doa serta dukungan teman-teman:
Saya akan maju di Pemilu 2024, mencalonkan diri sebagai bacaleg DPRD DKI Jakarta dari @partaiperindo," imbuh Manik. (JPG/dam) Editor : Damianus Bram