RADARSOLO.COM - Terungkap sudah penyebab kematian seorang ibu di Pati, Jateng, yang mayatnya ditemukan di kamar rumahnya sembari memeluk anak bayinya. Korban bernama Budiati, 31, itu sebelumnya dianiaya oleh sang suami, Mashuri, 45.
Penyidik Polresta Pati pun telah menetapkan Mashuri sebagai tersangka penganiayaan.
"Hasil otopsi oleh Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jateng pada Kamis (15/6), diketahui meninggalnya korban disebabkan karena luka pendarahan pada otak diduga akibat penganiayaan yang dilakukan suaminya," kata Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar di Pati.
Ia mengungkapkan, dugaan penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap istrinya itu, diperkirakan terjadi pada Jumat (9/6). Sementara korban meninggal diperkirakan pada Senin (12/6) atau Selasa (13/6). Kemudian, sang suami melaporkan kematian istrinya ke polisi pada Rabu (14/6) malam, usai pulang ke rumah kontrakannya dari tempat kerja di Rembang.
Dijelaskan Onkoseno, luka pada kepala korban memang tidak seketika mengakibatkan meninggal dunia. Melainkan selang beberapa hari setelah mengalami penganiayaan. Sebab, kondisi kesehatan korban juga kurang baik pasca melahirkan.
Sebelumnya, kata dia, polisi memeriksa sejumlah saksi, mulai dari keluarga korban, tetangga korban hingga suami korban sendiri.
Pelaku, imbuh dia, juga mengakui perbuatannya melakukan kekerasan terhadap istrinya, kemudian ditinggal bekerja di Rembang.
"Ketika pulang, dimungkinkan suaminya juga terkejut karena tindakannya itu ternyata mengakibatkan istrinya meninggal dunia," ujarnya.
Tindakan pelaku, kata dia, secara umum disebut kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), ketika pernikahannya sah menurut hukum negara dan tercatat pada instansi berwenang. Hingga kini masih dalam pemeriksaan, termasuk memeriksa kepemilikan buku nikahnya.
Peristiwa meninggalnya Budiati memang cukup miris. Saat mayatnya ditemukan, Budiati masih memeluk bayinya. Sementara dua anaknya yang lain yang masih kecil juga memeluk punggung korban.
Ketika ditemukan, tiga anaknya dalam kondisi lemas. Saat ini, anaknya yang bayi masih dirawat intensif di rumah sakit. Sedangkan dua anak lainnya dirawat oleh kerabat korban.
Untuk tersangka sendiri, hingga kini masih dilakukan pemeriksaan. (jpg/ria) Editor : Syahaamah Fikria