RADARSOLO.COM - Tour de Borobudur untuk kali ke-23 digelar tahun ini. Event bergengsi untuk para pesepeda ini berlangsung mulai Sabtu (5/8) untuk rute profesional dan berakhir Minggu (6/8) untuk rute wisata.
Pantauan Radarsolo.com, para peserta Tour de Borobudur XXIII hari pertama mulai start pukul 06.00 WIB di kawasan parkir Pura Mangkunegaran Solo. Untuk kelompok elit ini diikuti sekitar 300 atlet sepeda.
Mereka dilepas oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Ganjar memastikan para pesepeda akan disuguhi rute baru dengan pemandangan yang indah.
"Pagi hari ini untuk atlet profesional Indonesia. Ternyata cukup banyak yang ikut, ini betul-betul atlet," ujar Ganjar usai melepas peserta.
Sementara besok (6/8), kata Ganjar, Tour de Borobudur dihadirkan untuk para pehobi sepeda. Diikuti sekitar 1.200 peserta.
"Jadi dua hari memang berbeda. Nanti kita lihat king and queen of mountain-nya siapa. Kami coba sampai Candi Cetho. Tanjakan kalau untuk goweser itu sangat menantang," ucap Ganjar.
Ganjar memang sangat support terhadap penyelenggaraan Tour de Borobudur. Bahkan, dia juga menjadi salah satu peserta tiap event itu diselenggarakan.
"Mereka akan bisa merasakan suasana pariwisata yang bagus dan menarik sekali. Ini kehebatan dari Tour de Borobudur yang rutenya berbeda-beda. Terlebih sport tourism mulai ramai, dan banyak kemudian daerah-daerah lain punya kegiatan berupa sepeda, lari, dan macam-macam," ungkap Ganjar.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan apresiasinya terhadap event Tour de Borobudur ini. Karena dapat membantu Pemkot Solo mempromosikan sport tourism.
"Kita gencarkan lagi event olahraga untuk promosi sport tourism sehingga bisa mengundang banyak wisatawan," ungkap Gibran.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Tour de Borobudur Hendra Dharmanto mengatakan, event tahun ini menjadi sangat spesial karena bertepatan dengan bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, Hendra juga sangat mendukung sport tourism di Kota Solo.
"Hari pertama Tour de Borobudur XXIII 2023 akan menghadirkan rute yang menantang, dimulai dari Solo melalui Plupuh, Sragen, Waduk Botok, Kebun Teh Kemuning, serta tanjakan ekstrem di Candi Cetho. Ini penuh dengan tempat-tempat wisata," ungkap Hendra.
Setelah itu, para peserta akan melanjutkan perjalanan melalui Karangpandan dan Karanganyar, sebelum akhirnya finish di Taman Pracima Tuin di Pura Mangkunegaran, Solo.
Total jarak yang akan ditempuh peserta pada hari pertama adalah sejauh 113,7 km. Rute yang menantang ini akan menguji keterampilan dan ketahanan peserta, namun menyuguhkan pemandangan yang indah di sepanjang perjalanan.
Hari kedua Tour de Borobudur XXIII 2023 akan menjadi hari yang menyenangkan dengan rute favorit para pehobi sepeda. Rute ini akan melewati beberapa destinasi wisata yang indah dalam perjalanan sejauh 103 km.
Para peserta akan memulai perjalanan dari Solo melintasi Klaten dan Sleman, sebelum akhirnya berakhir di Candi Borobudur, Magelang. Pemandangan indah dan udara segar akan menemani sepanjang perjalanan. (atn/ria)
Editor : Syahaamah Fikria