RADARSOLO.COM - Ibu dari FF, 14, siswa SMP 2 Cimanggu, Cilacap yang menjadi korban bullying tak kuasa menahan emosinya saat bertemu dengan pelaku, MK, 15. Ibu korban menjerit dan menangis. Bahkan, sebelumnya sang ibu sempat pingsan saat melihat video penganiayaan anaknya oleh MK.
Dalam video yang beredar di media sosial, ibu dari FF terlihat awalnya hendak memasuki sebuah ruangan untuk menghampiri pelaku bullying. Sang ibu tampak menunjuk-nunjuk ke arah pelaku sambil mengeluarkan kata-kata amarah.
Beberapa saat kemudian, terlihat beberapa orang menenangkan sang ibu dan mencoba membawanya menjauhi ruangan. Namun, ibu korban tetap tak bisa menahan emosinya. Dia pun menjerit dan menangis
"Jeritan tangis dan amarah ibu saat bertemu pelaku bully atas anaknya ini semoga jadi penguat nurani aparat hukum untuk memberikan sanksi setimpal kepada pelaku," kata pegiat media sosial Zulfikar Akbar yang membagikan ulang video ibu korban di akun X @zoelfick, dilansir dari JawaPos, Jumat (29/9).
Dalam kasus bullying siswa di salah satu SMP Cilacap itu, Zulfikar juga menyinggung soal Undang-Undang Anak.
Menurutnya, sudah seharusnya Undang-Undang Anak memihak kepada siswa yang menjadi korban.
"UU Anak mesti berpihak kepada anak yang menjadi korban, bukan kepada bibit penjahat," ujarnya.
Sebelumnya, pihak keluarga korban mengatakan, aksi bullying yang dialami oleh FF bukan hanya sekali. Disebut, FF mengalami tindak bullying sebanyak tiga kali dalam seminggu.
"Sebelumnya, sempat ada kejadian serupa, Jumat (22/9) dan Senin (25/9)," beber pihak keluarga dikutip dari Pojoksatu.