Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Mahasiswi Udinus Semarang Diduga Bunuh Diri di Kos: Punya IPK Bagus dan Tengah Skripsi, tapi Tak Input KRS

Syahaamah Fikria • Jumat, 13 Oktober 2023 | 00:11 WIB
Polisi evakuasi jenazah mahasiswi Udinus Semarang yang diduga bunuh diri di dalam kamar kos.
Polisi evakuasi jenazah mahasiswi Udinus Semarang yang diduga bunuh diri di dalam kamar kos.

RADARSOLO.COM - Kasus dugaan bunuh diri mahasiswa di Semarang, kembali terjadi. Setelah kasus dugaan bunuh diri mahasiswa Unnes berinisial NJW dengan melompat dari lantai 4 Mall Paragon, kini mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) ditemukan tewas di dalam kamar kosnya.

Mahasisiwi berinisial EN itu ditemukan sudah tak bernyawa oleh sang pacar, Alfa, di kamar kosnya di daerah Tembalang, Semarang pada Rabu (11/10).

Dilansir dari Radar Semarang, saat ditemukan, mahasiswi asal Kalimantan itu dalam kondisi telentang di atas kasur, mengenakan kaos pendek warna hijau pupus dan celana pendek warna hitam.

EN sendiri kali pertama ditemukan saat Alfa datang ke kos kekasihnya tersebut. Saat itu, dia mendapati kondisi pintu kamar EN tertutup dan terkunci. Alfa kemudian minta bantuan rekannya dan ibu kos, untuk membuka pintu kamar dengan kunci cadangan. Naas, ternyata EN sudah dalam kondisi meninggal dan diduga bunuh diri.

Sementara itu, berdasarkan informasi, EN diketahui merupakan mahasiswa Udinus jurusan Studi Managemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Selama berkuliah, dia dikenal sebagai mahasiswa berpretasi dengan IPK terakhir 3,6.

Kepala Humas Udinus Nining Sekar mengungkapkan, EN adalah mahasiwi semester akhir dan tengah mengerjakan skripsi.

“Dengan IPK terakhir 3,6, Ananda merupakan mahasiswi semester akhir yang saat ini sedang mengambil skripsi selama setahun terakhir. Sehingga ananda Elsa tidak ada masalah secara akademik," tutur Nining.

Namun begitu, Nining menyebut bahwa dalam semester terakhir ini, EN tidak tercatat aktif di kampus. Bahkan, ia juga tidak menginput KRS.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Udinus Kusni Ingsih mengatakan, selama ini kampus Udinus sudah menyiapkan layanan konseling bagi mahasiswa. Bahkan, layanan konseling itu dibuka sejak masa orientasi mahasiswa baru.

Menurut dia, layanan konseling itu terbuka untuk konsultasi akademik, pengembangan karir, maupun masalah pribadi.

"Udinus juga memiliki UKM Rumah Sahabat dan satgas yang menangani konsultasi terkait narkoba, kekerasan seksual, dan permasalahan mahasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh mahasiswa Udinus," ujar Kusni. (jpg/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#udinus #kos #mahasiswi #bunuh diri