RADARSOLO.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang sebelumnya jadi salah satu kandidat bakal cawapres Ganjar Pranowo tak merasa kecewa maupun di-ghosting, lantaran PDIP akhirnya mengusung Mahfud MD sebagai bakal cawapres. Menteri yang juga menjabat Ketua Bappilu Nasional PPP itu pung menyatakan bahwa proses pemilihan Mahfud MD sudah sangat terbuka dan bulat.
Bahkan Sandiaga Uno pun ikut hadir saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan nama Mahfud MD sebagai cawapres pendamping Ganjar Pranowo di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (18/10). Dia pun menegaskan tak pernah merasa di-ghosting.
"Minggu lalu memang ada arahan pimpinan, karena keputusan akan diambil dalam beberapa hari. Sekitar sehari sebelumnya saya sudah diberitahu, prosesnya sangat terbuka, sangat berkeadilan, sangat bersahabat, penuh persaudaraan, dan ini sudah keputusan yang bulat," kata Sandi, Kamis (19/10), dilansir dari Antara.
Lebih lanjut, Sandiaga Uno menyatakan akan tetap bekerja dengan baik sebagai menteri maupun politisi, dengan harapan semua di dalam konteks demokrasi Indonesia yang sangat bersahabat. Hal itu berbeda dengan demokrasi di Barat, yang mungkin tidak banyak ada proses diskusi dan proses persaudaraan serta gotong royong.
"Kalau di Indonesia ini berbeda. Saya ini kan juga berbeda partai dengan pak wali, tapi kita disatukan dalam ekonomi kreatif," kata Sandi.
Dia pun kembali menegaskan sudah legawa atas keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mengusung capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024 mendatang.
"Sudah-sudah. Tadi kan tarik napas (sambil mencontohkan tarik napas), tiga tarikan napas ditahan, tiga detik, terus dilepas. Saya baru dapat buku dari Bu Nur ini. Sangat saya pakai, judulnya Breath," ucap dia sembari tersenyum. (antara/ria)
Editor : Syahaamah Fikria