RADARSOLO.COM- Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo-Gibran sebagai pasangan capres-cawapres diprediksi banyak kalangan menjadi idaman pemilih milenial.
“Pasangan ini dinilai publik sebagai yang ideal. Kombinasi tua dan muda,” terang Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional Gema Nusantara Bakry dalam siaran pers yang diterima radarsolo.com, Senin (30/10/2023).
Bersama Gibran, kesempatan Prabowo mendongrak daya elektoralnya di kalangan muda semakin besar.
Itu mengingat Gibran merepresentasikan kalangan muda. Penilaian itu diperkuat data survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA periode 4-12 September 2023.
Prabowo–Gibran disebut paling banyak dipilih oleh klaster usia di bawah 30 tahun, hingga kalangan generasi Z dan milenial.
Persentase dukungan Prabowo–Gibran sebesar 49,5 persen, sedangkan Ganjar Pranowo–Mahfud MD 26,5 persen, sedangkan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar 15,2 persen.
Dari klaster generasi, Prabowo-Gibran mendominasi dukungan dari generasi Z dan milenial.
Di survei yang sama, Prabowo – Gibran meraih dukungan dari generasi Z dengan total suara 50,0 persen. Diikuti Ganjar – Mahfud MD 23,7 persen, dan Anies-Muhaimin 10,2 persen.
Dari sisi pemilih milenial, Prabowo-Gibran meraup dukungan tertinggi dengan 39,4 persen. Disusul Ganjar–Mahfud MD 36,5 persen, dan Anies–Muhaimin 18,5 persen.
Berkaca dari hasil survei LSI, kata Gema, Prabowo-Gibran berpeluang besar kantongi dukungan dari pemilih muda.
Itu menjadi katalis positif agar kalangan milenial hingga generasi Z bisa berpartisipasi aktif dalam bidang pemerintahan di masa mendatang.
“Karakteristik pemilih Gibran adalah kaum muda dan milenial yang berharap ada perwakilan generasi mereka di pemerintahan saat ini," tutur Gema. (*/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono