RADARSOLO.COM - Kondisi yang dialami Sueb, 31, ini mungkin sangat berat. Sangat manusiawi jika kondisinya terguncang. Pria asal Kecamatan Purwodadi, Pasuruan ini harus kehilangan istri dan calon anak pertamanya dalam sekejap.
Dan yang menjadikan kondisi kian berat, lantaran kematian istri dan calon anaknya itu terjadi secara tidak wajar. Istrinya menjadi korban pembunuhan yang diduga dilakukan ayah Sueb yaitu Khoiri alias Satir.
Alhasil, calon bayi yang tengah dikandung korban Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah, 23, tak terselamatkan. Ikut meninggal bersama korban.
Seperti dilansir dari Radar Bromo, Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Ahmad Doni membenarkan bahwa korban tengah berbadan dua alias hamil.
Janin yang dikandungnya memasuki usia 7 bulan. Dalam usia itu, tubuh calon bayi mulai terbentuk sempurna. Organ-organnya pun mulai bekerja maksimal.
”Tetapi dengan berat hati kami sampaikan janin yang dikandung korban tidak terselamatkan. Janin meninggal,” kata Doni.
Korban sendiri meregang nyawa setelah mengalami luka sayatan pada leher bagian kiri hingga tengah. Polisi kemudian melarikannya ke Puskesmas Purwodadi.
Sayangnya, di tengah perjalanan korban meninggal. Dia mengalami perdarahan hebat. Perdarahan yang dialami korban itulah yang kemudian memengaruhi janin yang tengah dikandung.
Janin itu tak terselamatkan. Setelah meninggal, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk divisum.
”Kami sudah koordinasi dengan puskesmas yang menangani pertama. Tim medis sudah berupaya maksimal. Janin korban tidak terselamatkan,” jelas Doni. (jpg)
Editor : Damianus Bram