RADARSOLO.COM- Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar dialog terbuka bersama tiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
Dialog ini digelar secara marathon di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Muhammadiyah Surabaya, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Khusus di UMS akan digelar dialog terbuka bersama pasangan capres-cawapres Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar di Edutorium UMS, Rabu (22/11/2023).
Wakil Rektor II UMS Muhammad Da'i menjelaskan, dialog terbuka Muhammadiyah bersama calon pemimpin bangsa tersebut merupakan agenda yang diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah.
Selain untuk membuka komunikasi dengan para capres dan cawapres, kegiatan ini juga sebagai edukasi politik bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat umum.
“Kami kenalkan ke masyarakat capres dan cawapres dalam bingkai dialog bersama. Agar masyarakat mengetahui visi dan misi para capres dan cawapres ke depan,” ujarnya, Selasa (21/11/2023).
Muhammad Da'i mengatakan, dialog terbuka capres-cawapres ini memang digelar di tiga tempat berbeda.
Untuk pasangan capres-cawapres nomor urut dua yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan ikut dialog terbuka di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya.
Sedangkan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut tiga yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan menggelar dialog terbuka di Universitas Muhammadiyah Jakarta.
“Khusus dialog terbuka bersama di UMS Solo untuk pasangan capres-cawapres Anies-Muhaimin menjadi dialog terbuka yang pertama, sedangkan untuk dua pasangan capres lainnya akan digelar 23 November,” paparnya.
Ditambahkan Muhammad Da’I, kegiatan dialog bersama dengan capres-cawapres bertujuan menitipkan aspirasi Muhammadiyah kepada calon pemimpin bangsa.
Aspirasi ini diharapkan bisa menjadi dasar kebijakan maupun program ke depan yang akan diusung oleh masing-masing pasangan capres-cawapres.
“Kami berharap aspirasi Muhammadiyah yang akan disampaikan bisa menjadi dasar kebijakan dan arah pandangan program bagi masing-masing capres,” ujar Da’i.
“Terpenting, kami ingin menyampaikan dan menitipkan aspirasi Muhammadiyah pada calon pemimpin bangsa,” imbuhnya.
Dialog terbuka Muhammadiyah bersama capres-cawapres tersebut akan dihadiri langsung pengurus Muhammadiyah tingkat pusat maupun daerah.
Tak hanya itu, para generasi milenial dan masyarakat umum juga diundang dalam kegiatan tersebut agar bisa terlibat dalam kegiatan literasi politik.
“Secara umum, peserta dialog kami buka untuk umum. Kami juga mengundang para generasi milenial agar bisa mendapatkan bekal literasi politik menuju tahun politik 2024,” terangnya. (ian/bun)
Editor : Tri Wahyu Cahyono