RADARSOLO.COM - Lukman Dolosaribu, pria asal Sumatera Utara membuat geram publik usai melakukan penghinaan terhadap umat Islam, Nabi Muhammad dan Palestina.
Dikabarkan, dia telah ditangkap pihak kepolisian atas video ujaran kebencian yang tersebar di media sosial.
Dilansir dari Pojoksatu (JawaPos group), video tersebut dibuat oleh Lukman Doloksaribu sebagai bentuk reaksi atas bentrok antara massa simpatisan Palestina dengan Israel di Bitung, Sulawesi Utara pada Sabtu (25/11) lalu.
Baca Juga: Nanie Darham Meninggal Akibat Malapraktik Sedot Lemak, Ungkapan Rindu Sang Kakak ini Bikin Haru
Dalam video itu, Lukman Dolosaribu meminta Israel untuk secepatnya menghabisi semua warga Palestina, termasuk umat muslim Indonesia.
Dia juga meminta Isreel menjatuhkan bom di Jakarta. Sebab, dia menilai warga Indonesia terlalu banyak bicara soal konflik antara Palestina dengan Israel.
Bahkan, yang kian membuat geram publik, dia juga menyebut bahwa Palestina, Indonesia dan Nabi Muhammad adalah pengikut iblis.
Peghinaan yang dilakukan Lukman Doloksaribu itu pun memancing reaksi netizen Indonesia. Di media sosial, mereka mencari dan meminta agar sosok pria paruh baya itu segera ditangkap.
Tak lama, kabar penankapan Lukman beredar. Dikabarkan jika Lukman Doloksaribu ditangkap aparat dari Polda Sumatera Utara, kemudian digelandang ke Polres Toba.
Penangkapan itu diperkuat dengan foto dan video yang tersebr di media sosial.
Kabar penangkapan itu pun membuat lega para netizen. Namun, ada hal yang tetap membuat netizen kesal.
Mereka menilai Lukman Doloksaribu terlihat tidak kapok dan menyesal atas penghinaan yang telah dia lakukan.
Sebab, netizen melihat wajah Lukman yang sama sekali tak menunjukkan rasa bersalah, saat digelandang polisi.
"Gayanya masih songong," tulis netizen.
"Biasanya kalau lihat Bpk bpk suka kasihan tapi yang ini beda muka nyebelin," komen yang lain.
"Huh..ngeselin ! Mudah2an bonyok tuh muka di sel !" komen netizen lain. (jpg/ria)
Editor : Syahaamah Fikria