Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Museum Keris Nusantara Terima Hibah Puluhan Koleksi Senjata Tradisional Milik Mantan Menteri Perindustrian Era Orba

Silvester Kurniawan • Selasa, 28 November 2023 | 03:16 WIB
Keluarga mantan Menteri Perindustrian AR Soehoed menyerahkan koleksi senjata tradisional ke Museum Keris Nusantara, beberapa waktu lalu.
Keluarga mantan Menteri Perindustrian AR Soehoed menyerahkan koleksi senjata tradisional ke Museum Keris Nusantara, beberapa waktu lalu.

RADARSOLO.COM - Museum Keris Nusantara Solo kembali menambah puluhan koleksi baru. Koleksi-koleksi baru itu didapat dari pemberian atau hibah.

Belum lama ini, museum mendapat hibah 30 senjata tradisional yang merupakan hibah dari keluarga mantan Menteri Perindustrian Kabinet Pembangunan III (Orde Baru), AR Soehoed.

Sebanyak 30 koleksi baru yang dirima Museum Keris Nusantara itu, rinciannya yakni 28 senjata tradisional dan dua tombak.

Puluhan koleksi senjata tradisional itu diserahkan secara simbolis oleh perwakilan keluarga mendiang AR Soehoed kepada pengelola Museum Keris Nusantara dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Jumat (24/11) malam lalu.

“Senjata tradisional dan tidak semuanya dari nusantara. Karena ada juga yang dari Zambia dan lain-lain. Makanya akan kami koleksi dulu,” jelas Kepala UPTD Museum Kota Solo Bonita Rintyowati.

 Dalam waktu bersamaan, Museum Keris Nusantara juga menerima hibah 10 keris dari keluarga Elda Rohmiyati asal Penumping, Laweyan.

Meski seluruhnya berupa keris, proses kurasi akan tetap dilakukan untuk menyeleksi apa-apa saja yang nantinya akan diterima dalam proses hibah itu.

“Museum Keris Nusantara kan memang didirikan untuk menyimpan keris dan senjata tradisional. Jadi kami memang membuka diri, bagi masyarakat yang tidak bisa merawat bisa dihibahkan ke kami," tutur Bonita.

"Tapi tetap harus lewat kurasi. Karena beberapa waktu lalu ada yang menghibahkan 1.000 keris, tapi setelah dikurasi hanya ada satu yang layak dipamerkan, lainnya hanya masuk kategori aksesoris,” terang dia.

Diterangkan Bonita, rata-rata koleksi keris dan senjata tradisional yang dihibahkan ke Museum Keris Nusantara karena pihak keluarga tidak lagi mampu melakukan perawatan secara berkala.

Akhirnya koleksi-koleksi peninggalan orang tua, kakek-nenek atau sesepuh mereka itu dihibahkan ke Museum Keris Nusantara.

Dengan proses hibah itu, koleksi Museum Keris Nusantara kian banyak variasinya. Koleksi-koleksi itu kemudian dipamerkan kepada masyarakat.

“Total koleksi 809 keris dan tosan aji. Yang bisa di-display di museum sekitar 200-an, dan secara berkala akan diganti untuk dilakukan perawatan (koservasi, Red),” papar Bonita.

Sementara itu, perwakilan keluarga mantan Menteri Perindustrian AR Suohoed, Midiningsih mengaku, proses hibah ini merupakan wasiat dari keluarga. Yakni agar koleksi milik mendiang mantan menteri era Orba itu dihibahkan ke Museum Keris Nusantara Solo.

Dipilihnya Kota Solo untuk hibah koleksi pribadi itu karena kedekatan mendiang AR Soehoed dengan Joko Widodo (Jokowi) sejak sang presiden masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta kala itu.

“Inti bentuk silaturahmi yang terus berjalan antara Pak Jokowi dan keluarga Bapak AR Soehoed. Kebetulah ahli waris juga sudah tidak bisa merawat koleksi ini, kemudian dihibahkan ke museum ini. Kurang lebih 30 koleksi yang paling disenangi oleh almarhum AR Soehoed,” tandas Midiningsih. (ves/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#keris #Hibah #senjata tradisional #museum keris nusantara